DepokNews– Anggota DPR RI Nur Azizah Tamhid menghadiri Training Orientasi Partai (TOP) yang dilaksanakan DPD PKS Kota Depok 2019 dengan Tema “Bersama Membangun Bangsa & Mengkokohkan NKRI” Ahad, 15 Desember 2019 Pkl 09.30 di H Bumi Wiyata JL. Margonda Raya Depok

Dalam kesempatan tersebut, Hj Nur Azizah Tamhid menjelaskan alasan dirinya dan fraksi PKS menolak RUU PKS. Menurutnya salah satu alasan menolak RUU PKS yaitu tidak berdasarkan ketuhanan yang maha esa dan mengorbankan martabak suami.

” di awal masa tugasnya Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak sudah mendorong RUU PKS untuk dilanjutkan. Namun karena banyak pertimbangan dan kajian akhirnya saya bersama kawan-kawan menolak , dan Alhamdulillah sampai dengan sekarang RUU PKS tersebut belum dilanjutkan lagi,”ujarnya.

Selain itu penolakan RUU PKS juga didasari atas pengalamannya selama menjadi ketua PKK Kota Depok dua periode. Ia memahami betul keadaan Masyarakat Depok Bekasi yang relatif sama yaitu adanya kasus perceraian, perkawinan setelah pacaran, LGBT, HIV Aids, Mabuk, Pencurian dan sebagainya.

” Yang semua itu merupakan dosa besar sementara Dosa besar jika masih ada maka dosa kecil tidak akan diampuni. Makanya dengan kondisi seperti itu saya mendorong kemenag beserta jajarannya khususnya penyuluh agama diharapkan maksimal menangani hal ini,”ujarnya.

Disamping itu lanjut Nur Azizah, PKS memiliki 3 Fungsi yaitu Gerakan Keagamaan, Sosial, dan Politik. Sehingga semua kader dituntut agar memperjuangkan agama dinanapun berada.

“jadi dimanapun dan apapun diharapkan harus tetap memperjuangkan agama dalam kehidupan masyarakat. Apalagi saya sebagai kader dipilih oleh masyarakat,”ujarnya.

Ia juga meminta doa kepada masyarakat Indonesia khususnya Depok dan dan Bekasi agara PKS mampu menunaikan janji kampanye.

” Semoga PKS istiqomah perjuangkan janji kampanye RUU Perlindungan Ulama Tokoh dan Simbol Agama, Kendaraan Motor cc kecil bebas pajak, SIM Seumur Hidup dan 8 juta penghasilan bulanan bebas pajak yang sudah jadi arahan presiden partai harus yang pertama diperjuangkan,”tuturnya.