DepokNews- DPC Partai Demokrat Kota Depok menolak keras rencana Kongres Luas Biasa (KLB) yang diusulkan sejumlah pendiri dan senior partai berlambang mercy untuk Pemilihan ketua umum baru.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus. Menurutnya, KLB bisa dilaksanakan ketika program partai tidak sejalan dengan AD/ART yang telah ditetapkan. Namun, selama ini, Ketum dan pengurus menjalankan program sesuai dengan koridor yang telah ditentukan di AD/ART.

“KLB hanya akan merusak tradisi dan tatanan Demokrasi. Selama ini sudah berjalan dengan baik dan sesuai bingkai AD/ART partai,” tuturnya.

Edi yang juga legislator di DPRD Kota Depok ini menegaskan, pendiri dan senior seharusnya memberikan masukan positif untuk membangun Demokrat menjadi semakin kuat dan besar.

“Bukan langsung merapatkan untuk KLB. nanti, kalau seperti ini diakomodir, bakal dikit-dikit KLB dikit-dikit KLB. Ini menciptakan atmosfer yang buruk untuk kelangsungan Partai Demokrat ke depan,” ujarnya.

Edi menambahkan, seluruh kader boleh membicarakan persiapan kongres. Namun, hal tersebut untuk kongkres yang akan dilaksanakan bulan Mei 2020.

” Itu kongres sesuai jadwal yang ditetapkan dalam AD/ARD. Dari sana, seluruh kader partai potensial diberi kesempatan untuk berjuang menangkan suara pemilih, yaitu ketua DPD, Ketua DPC, dan Unsur DPP,” ungkapnya.

Untuk itu, pasca Pemilu 2019 ini, Edi Sitorus berharap seluruh komponen yang ada dalam tubuh Partai Demokrat makin menguatkan barisan mengongsong agenda selanjutnya.

“Di Depok sendiri akan menggelar Pilkada. Jadi, harus fokus terhadap jadwal yang telah ditetapkan dalam AD/ART,” pungkasnya.(mia)