Demi Romantisme Pasutri, Jaga Kenyamanan Kamar Tidur Anda

Posted on

DepokNews — Kamar tidur pasangan suami istri salah hal yang harus diperhatikan dalam rumah tangga, kamar tidur harus lebih diperhatikan kenyamananya dibanding ruang tamu dan kamar anak-anak sekalipun, karena kamar tidur yang nyaman, bersih, luas dengan dilengkapi berbagai fasilitas merupakan salah satu hal yang mendukung romantisme atau kemesraan suami istri (pasutri).

Hal tersebut disampaikan KH. Hilman Rosyad Syihab, LC saat menjadi nara sumber dalam seminar parenting dengan tema “Meningkatkan Kemesraan Pasangan Suami Istri” di Aula Gedung Zakat Sukses Depok, Sabtu (13/5/2017). Seminar ini diprakarsai oleh Komunitas Sahabat Sejati Sehati.

“Dalam membina rumah tangga yang harmonis, romantisme itu sangat penting, banyak hal yang harus diperhatikan untuk menjaga romantisme atau kemesraan antara suami istri, salah satunya yang harus diperhatikan adalah kamar tidur. Kalau memungkinkan kamar tidur ada kamar mandinya, ada ac, tv dan berbagai peerlengkapan lainnya, kalau perlu suami istri bisa karaoke berdua menyanyikan lagu-lagu romantis dikamar,” jelas Ustad Hilman Rosyad.

Ustad Hilman Rosyad juga menjelaskan hubungan badan antara pasangan suami istri sangat penting, karena jika kebutuhan batin suami istri tersebut bisa terpenuhi akan sangat berpengaruh sangat positif terhadap rumah tangga.

“Meski kita usianya sudah tergolong tidak muda, kita harus tetap menjaga kebugaran untuk bisa memberikan kepuasan batin terhadap pasangan. Allah SWT menciptakan laki-laki dan perempuan dengan karakter masing-masing, laki-laki lebih mudah menikmati hubungan suami istri namun hanya sekali, sedangkan wanita lebih sulit namun bisa lebih dari sekali mencapai puncaknya dalam hubungan suami istri, ini karuni Allah SWT,” jelas Ustad Hilman Rosyad.

Ketika ada peserta yang menanyakan tentang puber kedua yang dialami oleh laki-laki yang usianya menginjak empat puluhan tahun, Ustad Hilman Rosyad mengatakan, tidak ada puber kedua namun jika suami mempunyai gairah yang tinggi pada masa tersebut seorang istri harus paham sehingga penyalurannya hanya kepada istrinya.

“Seorang istri harus menjaga dan merawat tubuhnya supaya tampil menarik dihadapan suaminya disamping harus melayani suami dengan maksimal, janagan sepelekan penampilan ketika berada dirumah,” tegas stad Hilman Rosyad.