Depok-Kemudahan generasi milenial membeli narkoba juga semakin meningkat dan hal ini tidak terlepas karena adanya teknologi yang memudahkan penjual dan pembeli melakukan transaksi narkoba. Menurut data BNN 2019, bahwa generasi milenial yang menggunakan narkotika semakin meningkat dari 24% menjadi 28%. Dimana kemajuan tehnologi menjadikan smart phone sudah menjadi salah satu perangkat yang wajib dimiliki oleh setiap orang bahkan lebih dari kebutuhan terhadap computer itu sendiri. Sebagai bentuk pencegahan pada bahaya narkoba Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pamulang (PKM Unpam) menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan dampaknya. “Kita tahu bahanya narkoba bagi masyarakat. Tapi, kita juga ingin jelaskan bahwa pengguna narkoba juga berdampak pada finansial. Untuk itu, pelatihan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Sehingga benar-benar akan menjadikan para santriwan santriwati di Yayasan Al Kamilah menjadi pribadi yang baik dan kuat secara mental siap terjun di masyarakat,”ujarnya seusai acara pelatihan Pengaruh bahaya narkoba dan kenakalan remaja terhadap manajemen keuangan. Rabu (30/12).

Menurutnya, dari berbagai penelitian menunjukkan kenakalan remaja sebagai bentuk pelampiasan masalah dalam tindakan menyimpang. Ia menuturkan, mengutip ahli sosiologi Kartono, kenakalan remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency. Yaitu: gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang.
“Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Mengutip pernyataan Santrock Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal. Perilaku remaja tersebut bisa disebabkan oleh faktor internal dan eksternal,”terangnya.

Ketua Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Al-Kamilah Ustad Ahmad Badruddin menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya sebanyak 25 santri mengikuti acara tersebut. Ia menambahkan, santriwan dan santriwati Al-Kamilah yang rata-rata usianya masih belia tengah mempersiapkan masa depan yang mandiri. “Yayasan Al-Kamilah memberikan bekal pada mereka dengan pribadi yang baik dan kuat. Dengan tidak terpengaruh terhadap narkoba dan kenakalan remaja. Memotivasi peserta didik untuk semangat, memiliki cita-cita dan bagaimana untuk meraihnya,”paparnya.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dan akan berkelanjutan. Dari PKM Unpam turut hadir Setyanto, Endang Nurita, Ahmad Akbar dan Ninik Anggraini.