DepokNews- Bulan Ramadan biasanya petasan dan kembang api menjadi permainan yang sering dilakukan. Namun, hal tersebut menjadi faktor bahaya kebakaran sekaligus mengganggu masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana mengimbau warga untuk tidak bermain petasan dan kembang api saat Ramadan.

Menurut Gandara, petasan dan kembang api menjadi faktor yang berpotensi terjadi kebakaran saat Ramadan. Ancaman kebakaran tersebut semakin berbahaya bila bermain petasan dan kembang api di pemukiman padat penduduk.

“Jangan sampai sembarangan menyalakan atau meledakkan kembang api maupun petasan. Karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang Iain,” kata Gandara.

Untuk itu, dirinya mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar kembang api apalagi dilakukan di tempat yang mudah terbakar dan jangan mengarahkan kembang api ke kabel listrik. Dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran selama Ramadan maka pihaknya akan bersiaga 24 jam.

“Tentu kami tidak ingin ada hal buruk yang terjadi, karena itu sebelum kebakaran terjadi lebih baik untuk mencegah,” tandasnya.(mia)