DepokNews–Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok akhirnya gagal membeli mobil tangga setinggi 55 meter pada tahun 2018 ini.

“Ya gagal lelang lagi karena pihak ketiga yang memperiapkan kendaraaanya tidak siap dan tidak tepat waktu”kata 
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, R Gandara Budiana saat menghadiri Hut Dinas Pemadam Kebakaran ke 69 di Halaman Balaikota pada Rabu (27/3).

Dia mengatakan Kota Depok sangat membutuhkan mobil tangga semacam itu mengingat semakin banyak bangunan tinggi di Depok.

“Kita sudaah memasukkan pesanan ke dalam e-catalog agar pengadaan armada buatan Jerman itu bisa direalisasikan,” kata Gandara.

Dia menjelaskan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok sendiri sebenarnya mendapat anggaran belanja sebesar sekitar Rp 35 miliar untuk tahun 2016 ini.

Dana itu dianggarkan, untuk pengadaan satu mobil tangga pemadam kebakaran 54 meter dan dua buah mobil rescue.

Dia berharap pengadaan mobil tangga damkar 54 meter ini bisa terealisasi agar Dinas Damkar Kota Depok memiliki standar yang memadai dalam penanggulangan bencana kebakaran.

“Sebab untuk menangani kebakaran di gedung tinggi, mobil tangga ini menjadi sangat penting, dan sangat krusial,” katanya.

Kehadiran mobil tangga itu membutuhkan tambahan 10 personel untuk mengoperasikannya

Saat ini pihaknya sangat membutuhkan mobil tangga damkar untuk mengantisipasi dan memadamkan kebakaran yang mungkin terjadi di gedung-gedung tinggi di Depok.

Sebab sampai saat ini Depok belum memiliki mobil tangga damkar sementara jumlah gedung tinggi di Depok semakin banyak.

“Jadi memang mobil tangga damkar 54 meter ini sangat penting dan sangat dibutuhkan di Depok untuk mengantisipasi kemungkinan bahaya kebakaran di bangunan yang tinggi,” katanya.


Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, dalam momen HUT ini, dirinya mengajak masyarakat untuk menyatukan persatuan bangsa. Terlebih, tugas Damkar, Satpol PP dan Satlinmas adalah melindungi pembangunan dan masyarakat Kota Depok.

“Tentunya dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan rakyat termasuk aktif dlm pembangunan nasional,” ujar Pradi Supriatna usai menjadi Inspektur Upacara di lapangan Balai Kota Depok, Rabu (27/03/19).

Selain itu, Pemkot Depok juga bertekad untuk meningkatan pelayanan terhadap bencana kebakaran dan perlindungan masyarakat, serta ketertiban umum. Diantaranya dengan melakukan penguatan kapasitas kelembagaan sub urusan kebakaran dan ketertiban umum, melakukan penguatan kapasitas sumber daya aparatur. Terakhir, dengan melakukan penguatan kapasitas sarana dan prasarana penunjang dalam melaksanakan tugas dan fungsi.

“Kami juga akan mengalokasikan anggaran yang memadai bagi pencapaian target standar pelayanan minimal berpedoman peraturan menteri dalam negeri yang terkait penyusunan RKPD dan APBD Kota Depok,” tandasnya.