DepokNews- Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok mulai melakukan sejumlah langkah guna mengantisipasi banjir dan tanah longsor di musim penghujan. Mulai dari pendataan titik rawan banjir hingga berkoordinasi dengan pihak terkait (stakeholder).

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo Hutahuruk mengatakan, pendataan daerah rawan banjir dilakukan dengan memaksimalkan peran seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar. Termasuk, mengecek secara langsung titik rawan banjir dan longsor.

“Kami juga telah melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung antisipasi bencana banjir dan tanah longsor,” kata Denny, Jumat (6/11).

Langkah selanjutnya, ucap Denny, yaitu melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam memaksimalkan upaya sumber daya yang dimiliki saat melakukan operasi antisipasi bencana.

Seperti, Satgas banjir dan longsor, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), TNI, Polisi, Tagana, PMI, dan Relawan Tanggap Bencana.

Terakhir, pihaknya melakukan latihan secara paralel untuk melatih ketahanan fisik anggota dan rekayasa strategi dalam masa operasi antisipasi bencana. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai banjir dan longsor, baik secara lisan maupun tertulis.

“Kami telah memberikan imbauan kepada masyarakat melalui kepala UPT di wilayah masing-masing, namun masih bersifat lisan. Imbauan yang bersifat tertulis akan segera menyusul,” tandasnya.(Mia)