Mengenal Lebih Dekat Crosser Cilik Wanita Asal Depok, Zanda

Posted on

Depoknews.id, Depok– Olahraga motocross memang lebih akrab kepada kaum adam, tetapi siapa sangka jika Kota Depok memiliki pembalap cilik perempuan. Dialah Frideswide Aurazanda atau lebih dikenal sebagai Zanda.

Zanda ternyata masih cukup belia, di usianya yang masih delapan tahun ia sudah gemar dengan motocross. Padahal sangat jarang kita melihat seorang motocross perempuan asal Indonesia.

Pembalap wanita cilik ini ternyata memiliki cita-cita yang tinggi, ia ingin menjadi pembalap Internasional yang bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia crosser Internasional. Karena menurutnya, masih sedikit pembalap perempuan yang bisa membawa prestasi untuk Indonesia.

Ketertarikan Zanda terhadap dunia motocross sudah dilakukannya sejak tujuh tahun. Ia menyukai dunia crosser karena ayahnya merupakan penggemar olahraga otomotif tersebut.

Zanda yang cukup tertarik dengan dunia motocross akhirnya meminta kepada ayahnya untuk dibelikan motor balap. Sang ayah yang bernama Slamet Budiono akhirnya membelikannya.

“Kalau ingin menjadi pembalap memang kemauan sendiri, tetapi kalau mulai suka, karena papa juga suka dengan dunia olahraga otomotif. Dan aku ingin seperti Sheva Anela Ardiansyah crosser terbaik Indonesia,” terang Zanda.

Sheva Anela Ardiansyah, merupakan crosser wanita cilik asal Yogyakarta yang kini sudah hampir menginjak usia 11 tahun. Sheva juga menggeluti dunia balap sejak usia tujuh tahun.

Saat ini, Zanda sendiri masih berkonsentrasi untuk menghadapi kompetisi motocross yang segera digelar pada tahun ini. “Saat ini masih konsentrasi latihan, karena tahun ini akan ada kejuaraan untuk kelas 50cc,” lanjut Zanda.

Sementara itu, sang ayah mengatakan bahwa ia sangat mendukung hobi yang digeluti oleh anak perempuan kesayangannya tersebut. Tetapi ia juga meminta Zanda tidak hanya bertanggung jawab dengan hobinya saja, tetapi juga dengan sekolahnya.

“Saya sebagai orang tua mendukung saja, selagi itu kegiatan positif. Sampai saat ini, tidak ada yang dikhawatirkan, semua nilai pelajaran mendapatkan nilai yang bagus. Zanda ditangani pelatih profesional, ini yang membuat saya mendukungnya,” ungkap Slamet seperti dilansir dari Pojokjabar.

Slamet juga mengatakkan, jika saat ini di Kota Depok sudah ada lokasi latihan motocross yang cukup strategis yang tidak jauh dari rumahnya. Sehingga membuat ia mudah dalam mengontrol Zanda saat berlatih dalam persiapan apapun.

Saat ini, lanjut Slamet ada tempat latihan motocross di Jalan Raya KSU ada Gerbang Mas Sirkuit. Hingga saat ini Zanda pada Oktober 2016 silam menjadi juara pertama di Kejuaraan Daerah Jawa Barat yang dilaksanakan di Tasikmalaya pada kategori MX65CC.