DepokNews – Meningkatnya kasus covid-19 di Kelurah Kali Baru membuat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menutup sementara aktivitas masyarakat di area Situ Cilodong, hingga Kamis (25/02).

Penutupan tersebut juga dibenarkan oleh Lurah Kalibaru, Zaenur Ahmad. Ia mengatakan selama penutupan seluruh tempat usaha dan wahana permainan anak tidak beroperasi. Dengan begitu, diharapkan dapat menekan kasus penyebaran virus Covid-19 di wilayahnya.

“Berdasarkan data per 14 Februari, Kalibaru tertinggi se-Depok, ada 161 yang isolasi mandiri dan 17 dirawat di rumah sakit. Kami berharap selama sepekan ini dapat lepas pantau dan kasus menurun,” katanya. Senin (22/02/21).

Zaenur menyebut, penutupan Situ Cilodong juga merupakan tindaklanjut dari amanat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sebab, obyek wisata ini menjadi salah satu tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Kami selalu koordinasi dengan Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk mengawasi dan memantau area Situ Cilodong,” pungkasnya.

Hal yang sama disampaikan ketua Ketua Pokdarkamtibmas 72 Subsektor Kalibaru, Heru Purwanto. Ia menjelaskan, Situ Cilodong telah ditutup sejak Rabu (17/02). Penghentian aktivitas sementara ini berdasarkan hasil kesepakatan unsur tiga pilar.

“Kami sudah memberikan informasi melalui surat pemberitahuan kepada warga dan pedagang di area Situ Cilodong,” jelasnya,