DepokNews–Majelis Almubarokah menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Kegiatan ini diikuti para Ustdzah dan pimpinan berbagai majelis taklim dari sebelas Kecamatan di Kota Depok. Acara yang berlangsung semarak dengan banyaknya peserta ini berlansung di Saung Fitri, Jalan Raya Citayam, Jumat (14/12/2018).

Kegiatan ini juga dihadiri Walikota Depok periode 2006 – 2016, Nur Mahmudi Ismail sebagai pembina Majelis Almubarokah yang juga suami Ustadzah Nur Azizah Tahmid yang juga sebagai pendiri Majelis Almubarokah.

Dalam ceramahnya, Ustadzah Nur Azizah mengajak kaum muslimin untuk menteladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari sebagai bukti cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Dijelaskan Ustadzah Nur Azizah, akhlak Rasulullah SAW yang harus diteladani umatnya:

  1. Berilmu dan lembut
  2. Sangat pemalu
  3. Banyak ibadah dan dermawan
  4. Sabar
  5. Tawadlu’ dan zuhud
  6. Kasih sayang
  7. Bagus pergaulan dan beradab/sopan
  8. Bersyukur

Pada ksempatan tersebut Ustadzah Nur Azizah juga menyampikan pentingnya peran Muslimah dalam mewujudkan kepemimpinan nasional yang berkualitas.

Menurut Ustadzah Nur Azizah, kriteria pemimpin yang berkualitas antara lain:
1.Mampu memberikan keteladanan yang positif
2.Memiliki keunggulan moral
3.Unggul dalam kejujuran
4.Memiliki gaya hidup dalam kesederhanaan
5.Professional dalam menjalankan tugas
6.Memiliki keberanian untuk melakukan perubahan dengan semangat keindonesiaan,
7.Memiliki keberanian untuk melakukan perubahan dengan semangat keislaman
8.Memiliki keberanian untuk melakukan perubahan dengan semangat menuju kemajuan peradaban

“Kita harus selektif dalam menentukan pilihan, menetukan pilihan harus berdasarkan lmu, bermunajat dan berdo’a kepada Allah Yang Maha Kuasa agar warga negara Indonesia dipilihkan pemimpin yang berkualitas, punya rasa kebersamaan dalam meraih cita-cita untuk mewujudkanya,” jelas Ustadzah Nur Azizah.

Ditambahkan Ustadzah Nur Azizah, pemimpin berkualitas, adalah pemimpin yang dapat memberikan teladan dalam keunggulan moral, kejujuran, kesederhanaan, professional, dan keberanian melakukan perubahan dengan semangat keindonesiaan, keislaman dan kemajuan peradaban
– Memperhatikan kondisi agama (religiositas) warga negara / masyarakat
– Memperhatikan moral warga negara / masyarakat
– Memperhatikan mental warga negara / masyarakat
– Memperhatikan pendidikan warga negara / masyarakat
– Memperhatikan kesehatan warga negara / masyarakat
– Memperhatikan ekonomi warga negara / masyarakat