DepokNews–Sebagai langkah mengantisipasi adanya anak ular cobra atau hewan sejenisnya warga Bumi Husada Indah di RT 06/06 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong pada Rabu(25/12) melakukan aksi bersih-bersih.

Ketua RT 06 Sondack Ruli mengatakan saat ini di sejumlah wilayah di Kota Depok dan wilayahnya tengah diteror adanya hewan sejenis ular cobra yang masuk ke pemukiman warga.

Melihat adanya kejadian tersebut pengurus RT 06 divisi Kebersihan yang diketuai Cing Ahmad mengajak warga memanfaatkan hari raya libur Natal dengan melakukan aksi bersih lingkungan

Para warga memilih ikut turun tangan secara langsung memburu keberadaan ular yang belakangan marak berkeliaran di pemukiman warga, di kota tersebut.

Akibat fenomena ini, sedikitnya tujuh orang telah menjadi korban atas serangan ular beracun di Kota Depok, Jawa Barat.

Berdasarkan catatan sementara, dua korban diantaranya berusia anak-anak dan beruntung, seluruhnya selamat atas kejadian itu.

“Sebetulnya hal yang seperti ini (bersih-bersih lingkungan) sih hal yang biasa sudah seringkali dilakukan oleh masyarakat, namun ini menjadi luar biasa ketika marak ditemukannya ular yang muncul di tengah-tengah pemukiman bahkan ditempat tempat yang kita,”katanya.

Atas dasar itulah, Ia pun mengajak warga untuk berpatisipasi aktif menjaga lingkungannya masing-masing, seperti kerja bakti seperti yang dilakukannya di wilayah Kecamatan Beji.

Ruli menjelaskan, ular biasanya hidup di area perkebunan atau persawahan, namun seiring perkembangan zaman, keberadaan hewan reptil ini mulai bergeser hingga ke pemukiman warga.

Ini terjadi karena adanya ketidak seimbangan ekosistem atau rusaknya habitat ular.

Dia menegaskan, kondisi ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah namun juga seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat untuk mencegah fenomena ular masuk ke pemukiman warga.

“Nah pada hari ini kita melibatkan banyak komponen, bersama-sama bisa dilihat berbagai tumpukan tempat yang kita sinyalir ada ular berkembang biak, maka disitu kita bersihkan.”katanya.

Sejumlah warga pun mengaku khawatir jika ular masuk ke pemukiman mereka.

“Khawatir pasti ada, ya makanya salah satunya diadakan kerja bakti untuk mencegah tentunya terkait fenomena ular yang sedang ramai di Kota Depok,”katanya.

Setelah dilakukan aksi bersih tidak ditemukan anak ular atau hewan sejenisnya, akan tetapi dirinya mengimbau kepada warga untuk tetap waspada karena hingga saat ini curah hujan masih tinggi.

“Alhamdullilah setelah dilakukan kerja bakti tidak menemukan binatang sejenis ular, kami tetap mengimbau kepada warga untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,”katanya.