DepokNews–Salah satu Kebijakan PSBB yang berlaku di Jabodetabek adalah melarang konsumen dine In (makan ditempat) di rumah makan. Kebijakan ini menyebabkan omset rumah makan merosot tajam. Walaupun sudah memanfaatkan channel online seperti marketplace maupun ojol tetap tidak banyak membantu.

Menurutnya ketidaktegasan pemerintah dalam menerapkan PSBB, membuat PSBB terus-terusan diperpanjang, hal ini membuat banyak yang mati pelan-pelan. “Saya sendiri sangat mendukung PSBB, misalnya Restoran tutup 2 minggu, yang melanggar tindak tegas, tapi jelas setelah itu buka kembali, yang terjadi justru kesimpangsuran dalam penegakan aturan sehingga akhirnya diperpanjang terus” ungkap Wali Soto Ubaidilah.

Ketika ditanya ubaidilah mengatakan, target rumah makannya adalah BEP Operasional, artinya mampu membayar karyawan. Jika sampai membayar karyawan saja kurang langkah selanjutnya adalah merumahkan karyawan.

“jika ini terus berlanjut, maka korban akan semakin banyak, kasihan karyawan-karyawan yang dirumahkan”.

Untuk itu wali soto memberikan usulan kepada pemerintah agar Rumah makan dibolehkan untuk buka, tapi dengan menjalankan protocol kesehatan yang ketat.

“misalnya rumah makan mengajukan buka ke perintah setempat, syaratnya harus mengecek suhu karyawan dan konsumen, jarak antar bangku 2 meter, menyediakan hand sanitizer, menggunakan masker dan sarung tangan. Nah dengan begitu konsumen aman, karyawanpun bisa tetap bekerja” ungkap kembali Wali Soto

Ketika ditanya tips yang saat dilakukannya sehingga masih bisa bertahan, Wali Soto menjawab “Alhamdulillah saat ini kami perbanyak program berbagi, selama Ramadhan ini sudah lebih dari 3000 prosi soto/nasi box diberikan kepada yang membutuhkan, karena berbagi itu obat kesulitan” ketika ditanya dari sumber dana wali soto dengan lugas menjawab “ Alhamdulillah banyak hamba Allah yang tergerak hatinya untuk mensupport program ini”. Wali Soto sendiri ini memiliki cabang di Depok, Lebak Bulus, Jagakarsa, Tangerang Selatan, Karawang, Madiun, Tasikmalaya dengan nama Soto Seger Boyolali HJ Amanah