DepokNews. Tapos- DPC PKS Kecamatan Tapos, Komunitas Bank Sampah dan Pihak Kelurahan Jatijajar membuat 17 Lubang Resapan Biopori di 2 RW yang berada di lingkungan Kelurahan Jatijajar Kecamatan Tapos Kota Depok kemarin hari Selasa, 8 Juni 2021.

Sebagaimana diketahui, keberadaan lubang resapan biopori sangat penting. Sebab, cukup efektif mencegah terjadinya genangan air saat musim penghujan.

Pelaksanaan pembuatan lubang resapan biopori dikerjakan oleh Tim Kepanduan DPC PKS Tapos. Dengan menggunakan mesin khusus mereka sigap membuat lubang pada tanah yang akan dipakai.

“Dari pagi sudah 17 titik yang kami kerjakan bersama Komunitas Bank Sampah Jatijajar dan pihak kelurahan,” ujar Hendra yang ditunjuk PKS Tapos sebagai penanggung jawab program biopori.

“Sambutannya bagus. Bahkan Pak Sugino Lurah Jatijajar ikut pegang mesin juga membuat lubang. Dari RT-RW ada Pak Agus Ketua RT.08 RW.08, Pak Sido Sekretaris RT. 01 RW.08, Pak M Zaini Ketua RT. 08 RW.09 dan warga,” ungkap Hendra dengan didampingi Adnan dan Angga operator lainnya.

Menurut Lurah Jatijajar Sugino, pembuatan lubang ini sebagai dukungan terhadap program 100 ribu Lubang Resapan Biopori (LRB) yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Sebagaimana Janji 100 Hari kerja Walikota Depok membuat 100 Ribu Lubang Resapan Biopori setelah dilantik.

“Pembuatan lubang resapan biopori ini dalam rangka memaksimalkan dukungan kami terhadap pencanangan program 100 hari Walikota Depok,” kata Sugino.

Lebih lanjut Sugino mengatakan, pembuatan lubang resapan biopori sebelumnya sudah dilakukan di beberapa RW di wilayahnya. Untuk menambah jumlah LRB maka pihaknya bersama LPM, PKK, RW dan elemen masyarakat seperti Komunitas Bank Sampah Jatijajar, Parpol PKS, dan Karang Taruna membuat kembali lubang resapan biopori di RT.01, RT.08 RW.08 dan RT.08 RW.09.

“Semua Elemen masyarakat kita ajak untuk terlibat dan berperan aktif. Ada dari komunitas ibu-ibu Bank sampah, Karang Taruna, dan Parpol seperti PKS melaui Kepanduan nya. Jadi, siapa pun ayo kita bergerak sama-sama untuk membantu kepentingan masyarakat, ” tambah Sugino bersemangat.

Kepada Depoknews Sugino menjelaskan, pihaknya telah menginstruksikan para Ketua RT-RW untuk melaksanakan pembuatan LRB. Dengan begitu, pembuatan lubang untuk resapan air tersebut bisa dilakukan di seluruh wilayah Kelurahan Jatijajar.

“Sebelumnya kami launching di kantor kelurahan sebelum bulan puasa lalu Dan menyampaikannya kepada Para Ketua RT-RW. Dan ternyata instruksi kami kepada Ketua RT-RW disambut dengan antusias,” pungkas Sugino.

Kegiatan pembuatan lubang resapan biopori berjalan lancar hingga siang hari dan sekira pukul 12.30 WIB pun selesai.
(shl)