Kepala BNN Kota Depok, M Rusli Lubis (tengah) (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews- Badan Narkotika nasional (BNN) Kota Depok terus menekan aksi penyalahgunaan narkoba, khususnya di malam tahun baru nanti.
Kepala BNN Kota Depok, M Rusli Lubis mengatakan, salah satu cara menekan peredaran narkoba, dengan terus melakukan razia di tempat hiburan malam dan apartemen. 
“Kami terus menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kota Depok, dengan meminimalisir peredarannya,” kata Rusli belum lama ini. 
Dirinya meyakini dengan melakukan razia secara rutin, tingkat peredaran narkoba di Kota Depok bisa sedikit ditekan.

“Kalau sering dilakukan razia kan mereka semakin sulit untuk menyebarkan barang haram tersebut,” ujar Rusli.
Terbukti, pada pergantian tahun 2017-2018 tidak ditemukan pesta narkoba dalam pergantian tahun, namun lebih banyak pada pesta minuman beralkohol.

“Tahun kemarin saja lebih banyak yang melakukan pesta minuman keras. Miras bukan menjadi ranah kami, tapi ranahnya Satpol PP,” sambung Rusli.
Menurutnya, saat ini Kota Depok menjadi tempat perlintasan peredaran narkoba, dan sebagian  besar di Kota Depok merupakan pengguna.

“Di Depok ini sebagai daerah perlintasan, untuk memasok ke kawasan Bogor, Bekasi, dan Jakarta,” tuturnya.
Namun demikian saat ini tren yang sedang ramai adalah peredaran sabu-sabu, karena lebih mudah memasarkan dan lebih praktis. “Selanjutnya ganja,” kata Rusli.
Salain itu, di Kota Depok juga marak peredaran obat-obatan daftar G, yang kerap disalahgunakan oleh pelajar. 
“Tapi kan itu bukan kewenangan BNN, tapi ranahnya Dinas Kesehatan,” tutup Rusli.(mia)

Area lampiran