Foto: Meida -- Walikota Depok Mohammad Idris saat menghadiri kegiatan Bhati Praja Satpol-PP Kota Depok, Di Kolam renang Rivaria, Sawangan, Minggu (19/11/2017).

Bhakti Praja SatPol PP, Idris Imbau Profesionalitas Kerja

Posted on 151 views

DepokNews — Walikota Depok. Mohammad Idris mengimbau profesionalitas kerja Satuan Polisi Pamong Praja atau SatPol-PP. Terutama dengan adanya program-program kerja yang diusungkan, Idris mensupport dan mengapresiasi penuh apa yang dilakukan oleh para Satgas Pol PP Kota Depok.

Tidak hanya program kerja untuk menegakkan ketertiban di lingkungan masyarakat, tetapi orang nomor satu di Kota Depok ini mengapresiasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok yang memiliki jiwa sosial tinggi di tengah-tengah lingkungan masyarakat.
Salah satunya dengan adanya kegiatan sosial yang mereka selenggarakan setiap per tiga bulan sekali dengan cara menyantuni para yatim yang berasal dari keluarga Satpol PP dan masyarakat. Kegiatan sosial tersebut merupakan implementasi dari aksi yang dimiliki Satpol PP yakni Ngaji, Ngegym dan Ngeband (3N).
“Kegiatan ini sangat mulia, tidak hanya di pandangan Allah SWT namun sangat mulia juga dalam pandangan manusia. Makanya Allah menjanjikkan ketika kita memuliakan anak-anak yatim, pasti Allah SWT akan memberikan kemuliaan kepada kita,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Bhakti Praja, di Rivaria, Sawangan Baru, Minggu (19/11/2017).
Sementara itu, ia mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan formulasi yang cocok untuk meningkatkan kesejahtraan para Satgas Pol PP ke depannya.

“Kami, Permerintah Kota sedang berencana untuk menghapus system outsourching dan menerapkan swakelola bagi para Satgas Pol PP yang jumlahnya mencapai ratusan,” tambahnya.

Terkait Swakelola, dalam bidang pengadaan merupakan pengadaan barang atau jasa yang pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan atau diawasi sendiri oleh kementerian, lembaga, daerah, institusi sebagai penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah lain dan atau kelompok masyarakat. Namun, bagi swakelola yang kami rencanakan ini merupakan swakelola yang diatur sendiri oleh pemerintah.

“Tetapi tidak menutup kemungkinan adanya rekrutmen PNS. Hanya saja, permasalahannya itu rekruitmennya masih terbatas dan diatur oleh pemerintah pusat. Akan tetapi, kami akan terus membantu SatPol-PP untuk melaksanakan tugasnya dan besar harapan saya, semoga SatPol-PP tetap bersemangat dan terus bertugas secara profesional,” tandasnya.