foto ilustrasi (istimewa)

DepokNews–Seorang pemuda Rendy Arga Yuda tewas diduga karena digigit ular cobra yang merupakan hewan piarannya di RT 01/04 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis

https://www.facebook.com/1734066946827730/videos/986019688412471/

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban diketahui bernama Rendy Arga Yudha (18 tahun) warga Harjamukti.

Korban mau kasih minum uler cobra peliharaannya, ternyata tangannya malah dicatok uler.

Korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit usai terkena gigitan ular berbisa.

Akibat peristiwa itu, korban sempat tak sadarkan diri dan meninggal dunia pada Minggu(10/11) pagi di Rumah Sakit Universitas Indonesia.

Humas RSUI, Kinanti membenarkan pihaknya menerima pasien yang terkena gigitan ular.

“Iya ada pasien yang digigit ular dan dirujuk ke RSUI,” katanya.

Kinan mengatakan korban dirujuk ke RSUI pada Rabu (6/11) malam
karena komplikasi gigitan ular King Cobra

Sejak dirujuk ke RSUI, RSUI telah melakukan penanganan dan perawatan secara optimal terhadap korban baik saat di IGD maupun saat di ruang perawatan intensif (ICU), karena kondisi ybs yang memerlukan perawatan intensif.

Namun pada Minggu (10/11) dini hari kondisi kesehatanya menurun.

Kondisi korban sempat berangsur membaik namun pada Minggu dinihari kembali drop.

“Tim RSUI telah berupaya melakukan penanganan sesuai prosedur, akan tetapi korban meninggal dunia,”katanya.

Jenazah almarhum dibawa ke rumah duka dan direncanakan oleh keluarga untuk dimakamkan di Wonosobo, Jawa Tengah.

Sebelumnya, seekor beruk berukuran cukup besar terlepas dari kandangnya, di Jalan Tole Iskandar Perumahan Belacassa Blok Edelweis 5 R T 02/RW 023 Pancoran Mas Kota Depok.

Hewan liar tersebut kabur hingga menggigit pasangan suami istri yang tengah berkendara di sekitar wilayah tersebut.

Perwira Pelaksana, Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Depok Merdi Setiawan mengatakan korban suami istri yang digigit beruk tersebut mengalami luka – luka yang cukup serius.

“Korban dua orang yaitu pasutri, yang suami luka robek 14 jahitan sedangkan istrinya harus transfusi darah akibat digigit beruk. Ditambah lagi, yang bersangkutan dalam kondisi hamil,” Ucap Merdi, Senin 4 Oktober 2019.

Merdi menjelaskan Beruk tersebut, awalnya milik warga sekitar yang di lepas sekitar lima tahun yang lalu.

Karena takut menyerang akhirnya warga menangkap dan memasukkan binatang primata tersebut ke kandang besi.

Namun, seiring berjalannya waktu beruk tersebut semakin besar hingga hari ini terlepas setelah merusak besi kandang.

Dia, berlari menyerang pasangan suami istri yang tengah lewat di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan motor.