DepokNews–Ketua TP PKK Kota Depok Elly Farida yang akrab dipanggil Bunda Elly mempunyai perhatian besar terhadap masyarakat Kota Depok, terlebih kepada warga Depok yang memang harus dibantu, seperti Ratna Wulan, warga RT.004 RW.007 Kelurahan Sukamaju Baru Kecamatan Cilodong Depok. Ratna Wulan, seorang ibu rumah tangga yang kini berusia 45 tahun, istri dari Nanang Mulyana, melahirkan anak ke empat, namun bayi yang dilahirkan ada kelainan, jantung bocor. Pada Kunjungan tersebut, Bunda Elly banyak memberikan nasehat dan dorongan moril kepada Ratna Wulan dan Nanang Mulyana, orang tua bayi.

“Hari ini, sebelas Ramadhan saya mendapat kabar ada warga Depok yang melahirkan bayi yang kini berusia tiga bulan dalam kondisi ada kelainan, berat badanya dari hari ke hari justru malah turun, dan kabar yang saya dengar bayi tersebut ada kelainan pada jantung. Kunjungan saya kesini dengan Bu Camat, Bu Lurah, Pak Lurah dan beberapa kader PKK untuk memberikan suatu perhatian, baik secara materi maupun moril, kepada orang tua bayi supaya sabar dalam menjaga anak kesayangannya agar lebih cepat sembuh,” kata Bunda Elly.

Mendapat kunjungan Bunda Elly yang merupakan istri Walikota Depok tersebut, Ratna Wulan, ibu dari bayi yang diberi nama Soca Ismiah merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Bunda Elly dan pihak yang menyampaikan keadaan anaknya kepada Bunda Elly.

“Saya tidak menyangka akan dikunjungi istri Bapak Walikota, baru tadi pagi saya mendapat kabar kalau beliau akan berkunjung ke tempat saya,” kata Ratna Wulan terharu.

Menurut Ratna Wulan, untuk merawat bayi kesayangannya tersebut diperlukan biaya yang tidak sedikit karena sesuai dengan perintah dokter yang memeriksany, supaya berat badan bayi naik harus diberikan asupan susu tertentu.

“Saya harus membeli susu yang harganya mahal, yaitu Rp.500.000 per kaleng dan satu kaleng hanya cukup untuk 14 hari, karena anak saya ini tidak boleh diberikan susu yang biasa. Saya juga harus bolak balik ke Rumah Sakit Fatmawati di Jakarta untuk mengecek perkembangan bayi saya ini sedangkan saat ini suami saya tidak bekerja,” tambah Ratna Wulan.

Dijelaskna Ratna Wulan, bayinya lahir secara normal, dengan berat badan 3,2 kg namun dari hari ke hari berat bayi justru menurun meski selalu diberikan asupan susu, akhirnya bayinya dibawa ke rumah sakit dan oleh dokter bayi tersebut dinyatakan ada kelainan, yaitu jantung bocor sehingga perlu perawatan khusus.

“Nantinya bayi saya mau dioperasi untuk mengatasi kebocoran jantung tersebut, namun sebelum dioperasi kata dokter bayi saya fisiknya harus sehat dulu atau berat badanya naik seperti layaknya bayi yang sehat,” pungkas Ratna Wulan.