DepokNews– Mahasiswa program Doktoral dalam bidang Teknologi Infromasi Universitas Gunadarma, Septy Andryana berhasil meraih Doktor Teknologi Informasi setelah mempertahankan desertasi di hadapan para penguji saat sidang desertasi di Kampus Universitas Gunadarma F8, Cimanggis, Depok. Kamis (12/12/2019).

Judul desertasi yang dipertahankan Septi Andryana yaitu UG-SMARTRANK: “Pengembang Metode MCDM Untuk Perangkingan Perguruan Tinggi Di Indonesia Dengan Rekalkulasi Bobot Menggunakan Pendekatan Rerata Geometrik”.

Dalam penuturanya Septy mengungkapkan berbagai metode telah diterapkan pada sistem pendukung keputusan untuk menghasilkan alternatif yang sesuai dengan kriteria -kriteria yang telah ditetapkan oleh kekurangan masing-masing, sehingga menjadi peluang bagi para peneliti untuk terus melakukan penyempurnaan.

“Multi Criteria Decision Making (MDMC) merupakan metode pengambilan keputusan untuk merangking sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria tertentu. Metode yang termasuk MCDM yang popular saat ini adalah AHP, TOPSIS, DEMATEL, ELECTRE,WSM ,WP, SAW, MABC, MAIRCA, OCRA, ARAS, COPRAS, SMART, dan SMARTEL,”ujarnya.

Pada penelitian desertasi ini dilakukan pengembangan metode MDMC dengan memadukan karakter antara kedua kelompok MDMC, dimana tehnik pembobotannya merekalkulasi ROC,RS, RR dan ROD.

“Sehingga dari itu kesimpulan penelitian desertasi ini yaitu telah dilakukan modifikasi terhadap berbagai metode MDMC sehingga dihasilkan metode yang tepat dan bijaksana, yaitu metode UG-Smatrangk,” ujarnya.

Selain itu metode ini memiliki tingkat validitas yang lebih tinggi dibandingkan jika menggunakan tehnik pembobotan lainnya. Hal ini dibuktikan dari hasil perbandingan dengan enam tehnik pembobotan, dimana metode UG- Smatrank dengan pendekatan rerata Geometrik memiliki jumlah sekitar 80 persen.

“Dari hasil perbandingan metode UG-Smatrank pada 60 alternatif memberikan bahwa 85 persen memiliki reposisi rangking. Metode ini bisa menaikan 25 persen level sebesar 1.67 persen namun juga bisa turun 14 level,”katanya

“Selanjutnya dari hasil pengujian dengan Hamming Distance untuk melihat similaritas antara perhitungan rangking PT 2018 dengan perhitungan setelah menggunakan metode UG-Smatrank, menunjukan bahwa metode UG-Smatrank merupakan metode perangkingan yang valid, dengan H=50 dan presentasi similaritas sebesar 85 persen terhadap rangking PT 2018,”tuturnya.