DepokNews- Beredarnya Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang bertuliskan nama Dr. H. Mohammad Idris, Lc., M.A. sebagai calon wali kota Depok dan Ir. H. Imam Budi Hartono (IBH) sebagai calon wakil wali kota Depok 2020. Ditanggapi Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir dengan santai.

“Tidak ada stempel dan tidak ada ucapan resmi dari DPD PKS Depok (soal surat rekomendasi). Jadi abaikan saja, belum teruji juga kebenarannya,” kata Hafid, Senin (10/8).

Hafid menambahkan, surat rekomendasi yang beredar tersebut sudah hal biasa di momentum Pilkada saat ini. 

Dari beredarnya surat rekomendasi dari DPP PKS itu ia melihat tidak ada tanda tangan dan stempel. 

“Biasa momentum Pilkada, surat surat seperti itu sudah biasa beredar,” tukasnya. 

Sebelumnya, beredar SK dari DPP Partai PKS terkait pencalonan pasangan wali kota dan wakil wali kota Depok 2020. Dalam SK bernomor 169/SKEP/DPP-PKS/2020 tersebut tertuang dua nama, yakni Dr. H. Mohammad Idris, Lc., M.A. sebagai calon wali kota Depok dan Ir. H. Imam Budi Hartono (IBH) sebagai calon wakil wali kota Depok 2020.

Surat keputusan itu pun tercatat dikeluarkan dan ditetapkan di Jakarta pada tanggal 25 Dzulqaidah atau 16 Juli 2020.(mia)