DepokNews—Dampak pandemic Covid-19 sangat dirasakan masyarakat, baik dampak kesehatan, pendidikan terlebih dampak ekonomi. Banyak terjadi PHK dimana mana, perusahaan banyak tutup. Namun di tengah ekonomi sulit LAZ Zakat Sukses mampu membuat terobosan dengan memberdayakan warga masyarakat melaui program 1 RW 1 Pengusaha, diawali dengan usaha kuliner mie ayam goceng.

Direktur LAZ Zakat Sukses, Sunarto Zulkifli menjelaskan, LAZ Zakat Sukses mempunyai lima program unggulan salah satunya pemberdayaan masyarakat.

“Kami mentargetkan ada 1 pengusaha pada setiap RW, jumlah RW di Depok lebih dari 900, saat ini kami sudah memberdayakan hamper 200 warga melalui usaha mia ayam goceng,” jelas Sunarto Zulkifli saat acara peresmian program 1 RW 1 Pengusaha oleh Walik Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono di Kantor Zakat Sukses, Sabtu (13/3/2021).

Sedangkan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono dalam sambutannya pada acara peresmian tersebut mengajak warga masyarakat untuk meyalurkan zakat dan sedekahnya melalui LAZ Zakat Sukses karena Zakat Sukses secara nyata mempunya banyak program yang manfaatnya sudah dirasakan masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada LAZ Zakat Sukses dengan berbagai inovasi proramnya, terlebih program pemberdayaan masyarakat ini. Dengan program pemberdayaan masyarakat kami berharap saat ini warga yang menerima manfaat pada gilirannya akan menjadi warga yang memberikan manfaat atau pembayar zakat istilahnya dari mustahik meenjadi muzaki,” kata Imam Budi Hartono.

Salah satu warga yang ikut pemberdayaan usaha mie ayam goceng, Ashari warga Mekarsari Cimanggis Depok merasa bahagia bisa ikut program pemberdayaan mie ayam goceng.

“Alhamdulillah saya bisa ikut program ini. Saya sangat tertarik karena sebelumnya saya juga pernah jualan makanan namun karena pandemic jadi tutup dan ini ada peluang usaha mie ayam, semoga usaha saya bisa kembali beerjalan dan berkembang,” katanya optimis.

Pada acara persmian yang diikuti puluhan peserta tersebut dan secara bersamaan waktunya juga diadakan pelatihan usaha mia ayam di beberapa tempat di Kota Depok.

Diharapakan setelah mengikuti pelatihan dan pulang sudah membawa bahan mie ayam serta petunjuk cara olah dan menjualnya para peserta langsung bisa jualan.