DepokNews – Berawal dari keinginan Eka Rahayu untuk menyekolahkan anaknya setinggi mungkin, Eka memulai bisnis ayam bakar madu. Ayam bakar madu buatan Eka mendapat apresiasi oleh anggota keluarga dan tetangga, sangat enak rasanya. Eka pun mendirikan CV Eka Food Sejahtera pada tahun 2010. Tak disangka, bisnis kuliner yang berawal dari dapur rumah sederhana itu, kini bisa merekrut 8 karyawan dan 17 reseller dari berbagai kecamatan di Depok.

“Ada satu dorongan kuat, yang membuat saya mantap membangun bisnis ini, yakni, menyekolahkan anak-anak hingga jenjang pendidikan yang paling tinggi, menjadi anak-anak bangsa terbaik dan terdidik. Saya juga bercita-cita  bisa membangun pesantren gratis di wilayah-wilayah terpencil, sebagai pertanggungjawaban saya sebagai muslimah dan warga negara Indonesia,”ujar Eka Rahayu ketika di hubungi di Depok, Senin (31/5).

Di masa awal pendirian memang tidak mudah. Ditengah aktivitas sebagai tokoh masyarakat, aktivis politik, ibu rumah tangga, dan pengajar di 14 majelis taklim di Kota Depok, membuat ibu 3 anak itu harus mengeluarkan energi lebih banyak. Apalagi saat itu belum ada tim karyawan yang mendukung kerja Eka, sehingga tugas pengusaha kelahiran Jakarta 18 April 1973 itu bekerja rangkap sebagai juru masak, marketing hingga mengurus cash flow keuangan perusahaan.

Saat itu istri dari Lili Sumantri ini  berfokus hanya pada produk nasi box, sehingga target market yang disasar pada waktu itu adalah komunitas atau event tertentu yang membutuhkan logistik berupa makanan.

Omsetnya ketika itu baru 20- 70 nasi box per hari. Masakan pun diolah di dapur rumahnya sendiri yang sederhana di Kawasan Depok Timur.

Bermodal tekad, ikhtiar, dan jaringan,  seiring dengan berjalannya waktu, serta kemudahan dari Allah SWT, perlahan produk CV Eka Food Sejahtera  mulai dikenal secara meluas, khususnya di masyarakat Kota Depok.

Kini CV Eka Food Sejahtera banyak menerima pesanan nasi box untuk kegiatan seminar, workshop, syuting acara artis, acara keluarga, hingga kegiatan dinas seperti Dinas Kesehatan Depok, Pemerintah Kota Depok, dan DPRD Kota Depok. 

Bisnis Eka Rahayu terus berkembang, di tahun 2013, CV Eka Food Sejahtera  mulai merambah membuka restoran konvensional di Kawasan Depok Timur . Diiringi dengan penambahan beberapa menu sajian, seperti soto ayam, soto betawi, laksa dan aneka olahan ayam lainnya yang tidak kalah lezat.

Eka  terus menambah warung makannya  di beberapa titik di Kota Depok. Banyak komunitas yang menjadikan rumah makan Eka sebagai destinasi kuliner untuk agenda mereka, seperti rapat, reuni, dan buka puasa bersama. Di berbagai kesempatan, beberapa pejabat, seperti Wali kota Depok, beberapa anggota DPRRI kerapkali berkunjung ke Rumah Makan Ayam Bakar Madu Bu Eka bersama keluarga mereka, untuk menikmati berbagai hidangan lezat yang tersaji di sana.

Di tahun 2017 pengusaha yang anak-anaknya hafal Al Quran ini menyewa satu rumah khusus untuk dijadikan rumah produksi, karena kuantitas pesanan yang jumlahnya semakin bertambah banyak, sehingga membutuhkan space yang lebih luas untuk menjalankan aktivitas produksi dengan kualitas yang baik.

Kini Eka mempunyai 8 karyawan dan beberapa karyawan lepas. Semua pekerjaan CV Eka Food Sejahtera telah diserahkan pada para profesional. Eka hanya memegang bagian keuangan.

Selain memproduksi nasi box dan mengelola beberapa cabang warung makan di Depok, Eka bersama tim juga membuka kesempatan bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, yang ingin belajar berbisnis dari rumah, dengan memanfaatkan produk Frozen Food Ayam Bakar Madu. Ternyata program ini disambut baik oleh para calon reseller, karena Eka tidak hanya menyediakan produk saja, tapi juga menyediakan amunisi jualan berupa desain foto produk, copywriting, dan program menu mingguan. Ada 17reseller yang tersebar di berbagai kecamatan di Depok.

Ada satu program lagi yang sudah berjalan 6 tahun lamanya secara konsisten, yaitu “Program Jum’at Berbagi”. Program ini merupakan sarana penyaluran makanan kepada para yatim, dhu’afa, dan orang-orang yang membutuhkan. Alhamdulillah, sudah banyak donatur yang secara kontinu berkontribusi dalam program ini setiap pekannya. Rata-rata jumlah paket yang disalurkan sekitar  100 hingga 300 nasi box.

Meskipun omset bisnisnya terus meningkat, tak ayal Eka pun pernah mengalami penurunan omset, yaitu pada awal terjadi wabah pandemi covid 19. Jika setiap bulan Ramadan omsetnya mengalami kenaikan hingga 800 persen, di bulan Ramadan 2020 omsetnya nol rupiah.

Ingat pada tujuan semula mendirikan bisnis, Eka pun terus bersemangat untuk kembali menaikkan omset perusahaannya. Alhamdulillah, kini omset CV Eka Food Sejahtera telah kembali naik.

Demi terus bisa mengembangkan bisnisnya, Eka tak pernah berhenti belajar. Berbagai pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan berbagai komunitas, seperti Genpro, baik yang berbayar maupun gratis, ia ikuti.

“Saya merasa perlu untuk terus menambah pengetahuan dan juga menjaga hubungan atar pebisnis, demi menjaga stabilitas perusahaan saya,”ujar women entrepreneur Genpro Depok tersebut.