Kediaman Badet di Beji Timur (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)
DepokNews- Meski tidak hujan angin,  rumah Badet (50), warga Jalan Garuda 4 RT/RW 02/01, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, ambruk. Rumah Badet dan istri yang merupakan pasangan Tuna Rungu ini, mengalami roboh secara bertahap. Meski keadaan sudah memprihatinkan namun keduanya tetap tinggal karena tida memiliki dana untuk memperbaiki.
Salah satu tetangga yang enggan disebutkan namanya itu menjelaskan, Badet bekerja sebagai kuli bangunan sedangkan sang istri adalah buruh cuci. Pada tanggal 29 april ketika hujam deras adalah puncak rumah Badet roboh. Hingga kini belum ada bantuan dari siapapun untuk memperbaiki rumah tersebut.
“Sekarang keadaannya memprihatinkan, saya sebagai tetangga kasihan melihatnya. Berharap ada bantuan dari pemerintah, apalagi pasangan ini tuna rungu,” jelasnya, Sabtu (18/5/2018).
Saudara-saudara Badet pun tidak dapat berbuat banyak. Badet sendiri pernah mendapat bantuan dari Komunitas Sedekah Depok (KSD), dan mendapat bantuan uang sebesar Rp1,5 juta.
“Uang itu buat beli asbes, karena genteng semua ambruk. Saya berharap masyarakat dan pemerintah dapat membantu,” tandasnya.(mia)