DepokNews–Teror ular kobra yang akhir-akhir ini menghantui warga Depok nampaknya menjadi perhatian serius semua pihak. Bahkan Wali Kota Depok akan mengerahkan intelijen dalam mengusut teror tersebut. Hal tersebut kata Idris berdasarkan kasus yang terjadi di Arab Saudi.

“Namun mohon maaf bukan saya curiga, karena pernah di suatu kondisi di suatu daerah Arab Saudi itu orang enggak menyangka ada ular, disangkanya ini ular dipindah segala macam, ternyata ada oknum yang menanam di situ ingin merusak, seperti provokator gitu,” ujarnya saat dikonfirmasi. Rabu (18/12/2019).

Selain itu pihaknya tidak akan tinggal diam dalam mengusut hal ini, Idris akan melibatkan kepolisian serta intelijen.

“Bersama-samalah, pihak Damkar dalam hal ini yang selalu ada siap siaga membantu masyarakat, terus ada pihak kepolisian juga, pihak komunitas intelijen daerah sebenernya ini ada apa, fenomena alam atau apa,” katanya.

Selain itu mengatasi maraknya ular kobra, ia mengaku masih akan melakukan kajian mendalam terkait kemunculan

“Terus terang saya pribadi mohon maaf masih mempelajari ini, mengkaji ini, karena saya pikir kalau faktornya adalah habitat mereka terganggu dengan bangunan yang ada, saya rasa harus kita kaji dulu,” katanya.

Sejauh ini Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Depok mencatat ada lebih dari 20 kasus atau laporan terkait temuan ular selama sebulan terakhir.