DepokNews–Ujicoba penerapan parkir berbayar di lingkungan Kampus Universitas Indonesia pada Senin (15/7) menyebabkan kemacetan panjang hingga dua kilometer.

https://web.facebook.com/Grosir-Kaca-Mata-1734066946827730/?ref=br_rs

Pantauan di pintu masuk dari Beji Timur antrian kendaraan roda dua sudah terlihat di Jalan Baiturahman hingga ke arah pintu masuk Politeknik Jakarta.

“Lah biasanya engak macet seperti ini, ini karena ada ujicoba tiket masuk UI”kata salah satu warga Beji Timur Inawati.

Di lokasi lainnya di pintu Masuk UI di Kukusan antrian panjang juga sudah dimulai dari depan kantor Kelurahan Kukusan.

“Ya jadi macet gara-gara ada loket parkir UI”kata Suryadi salah satu warga.

Kemacetan juga terjadi di Jalan Margonda dampak dari antrian ambil tiket kampus UI.

Heru salah satu ojek Mitra UI mengatakan keberatan atas penerapan parkir berbayar.

Pasalnya mereka menjadi terbebani dengan aturan tersebut.

“Kami hanya tukang ojek, cari nafkah disini untuk keluarga. Kalau harus bayar parkir ya keberatan,” katanya.

Dengan parkir berbayar otomatis akan berdampak pada tarif ojek.

Menurutnya, kalau biaya parkir dibebankan pada pengguna jasa tentu juga akan keberatan.

Dia khawatir pengguna jasa ojek berkurang dengan kebijakan tersebut.

“Kalau nanti diterapkan konsumen kami keberatan tidak dinaikan,” paparnya.

Ia berharap, pihak UI memberikan kebijakan yang tidak merugikan para pengojek yang ada di area UI, meski diberlakukan masuk UI berbayar dari roda dua dan empat.

Misalnya dari pagi sampai malam mangkal di UI tak dikenanakan biaya masuk.

“Sebab kalau diberlakukan akan menambah beban kami, sedangkan kami belum menaikan upah jasa ojek,” ucapnya.