Foto : Kasatpol PP Depok Lienda memberikan edukasi kepada masyarakat sambil membersihkan pemakaman Cagar Alam di Kecamatan Pancoranmas yang sempat dijadikan dangdutan dan pesta miras, Jumat (13/3/2020).

DepokNews–Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cagar Alam di RW 18, Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok dijadikan tempat hiburan dangdutan sempat viral di media sosial (Medsos).

Menanggapi hal tersebut warga sekitar Fuad mengaku resah dengan keberadaan TPU yang dijadikan tempat dandungtan.

” Ini sudah sering kalau TPU dijadikan tempat dandungtan. Warga pada resah dan dan sudah sering memberi tahu tapi tak didengar. Bingung juga,”ujarnya kepada wartawan saat ditemui di lokasi.

Menurutnya dangdutan sama hal tidak menghormati para orang tua mereka yang dimakamkan di pemakaman tersebut. Wpalagi dijadikan tempat mabuk

“Mereka itu sekali dalam seminggu dandungtan.Saya juga sudah malas bilangin. Bukan saya saja yang terganggu, tapi warga sekitar,” Katanya.

Sementara itu mendapat informasi tersebut ,Kasatpol-PP Kota Depok, Linda dan anggotanya langsung datang ke lokasi untuk membersihkan TPU serta mengedukasi masyarakat

“Kami melakukan tinjauan lapangan kaitan pengaduan warga dengan banyaknya sampah (di lokasi pemakaman) dan pemakaman itu dijadikan dangdutan,” katanya saat ditemui. Jumat (14/3/2020).

“Lebih menjaga etika di pemakaman, apalagi kita umat muslim tentunya diajarkan bagaimana adab di pemakaman”ujarnya

Menurutnya tidak ada alasan untuk mengadakan hiburan atau dandungtan di TPU. Sebab itu melanggar nilai dan ketertiban.

“Kami titipkan kepada pengurus lingkungan dan linmas setempat untuk melakukan monitoring wilayah khususnya wilayah sekitar dari gangguan tranmastibum. Dan semoga tidak lagi terjadi hal seperti ini,”tuturnya.