DepokNews–Jumat (20/02) BAZNAS Kota Depok mengadakan kegiatan edukasi pengurangan risiko bencana di SMA Negeri 8 Depok, Cilodong, dengan program bertajuk BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Depok goes to School.

Eka Mustika, M.Pd selaku Wakasek Kesiswaan menyambut baik program BTB Goes To School, “SMA 8 Depok salah satu visinya berbudaya lingkungan jadi kami selalu mengadakan kegiatan di hari-hari peringatan lingkungan. Pada Hari Peduli Sampah Nasional 2019 ini kami mengadakan 3 kegiatan yakni lomba penanaman bibit, donor darah dan edukasi tanggap bencana oleh Baznas Depok.” kata Eka Mustika .

Mengawali kegiatan, Taufik Ibrahim, Wakil Komandan BTB Kota Depok menjelaskan, bencana adalah sesuatu kejadian yang mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan nonalam.

“Persiapan dalam menghadapi bencana setidaknya adalah mengenali tempat kita berada, mempersiapkan tas siaga yang berisi surat-surat penting dan bahan makanan minimal untuk 2 hari ke depan, mencatat nomor-nomor penting seperti Polisi-TNI, Damkar, PMI dan RS.” jelas Ibrahim

Hujan lebat yang terjadi dalam pekan ini mengakibatkan longsor dan banjir di kecamatan beji, tapos, dan cilodong. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Depok tidak lepas dari ancaman bencana.

“Kemarin saya baru turun melakukan respon di Perum Tirta Mandala, Kec. Cilodong. Pasti ada adik-adik yang tinggal di situ kan? Inilah pentingnya diadakan edukasi PRB sejak dini.” Ungkap Reynaldo selaku relawan BTB Kota Depok di depan 350 siswa di lapangan.


Reynaldo melanjutkan, untuk menjadi relawan yang harus dimiliki oleh adik-adik utamanya adalah mental siap menghadapi segala kemungkinan, selain persiapan APD yang harus digunakan.

Dengan kegiatan ini diharapkan, BAZSNAS Kota Depok bisa terus bekerja sama dengan pihak sekolah untuk melakukan simulasi bencana saat mereka di kelas untuk melihat kesiapan murid-murid menghadapi bencana.