DepokNews-‘Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat pada Rabu (30/1) melakukan pemeriksaan ke gudang logistik penyelanggaran Pemilu di Komplek Pergudangan Kubik, di kawasan Kelapa Dua, Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis.

Dalam pemeriksaan ini, Bawaslu mencatat ada sejumlah temuan yang harus segera dievaluasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Koordinator Divisi Pengawasan, Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi mengungkapkan, mulai 29 Januari 2019 sampai dengan 5 Februari 2019, pihaknya melakukan supervisi pengawasan logistik Pemilu secara serentak.

Ada bebrapa hal yang ingin dipastikan Bawaslu, pertama terpenuhinya kotak suara berbahan kardus.

Karena berdasarkan informasi yang diperoleh pada saat penetapan jumlah pengadaan kotak suara berbahan kardus ini berbasis pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Sedangkan pada saat Daftar Pemilih Tetap Hasil Pencermatan (DPTHP2) terjadi peningkatan jumlah TPS di seluruh Indonesia.

Hal itu berpengaruh pada penambahan jumlah TPS yang diikuti dengan jumlah logistik.

“Catatan sementara dari hasil pemeriksaan hari ini kami,  Depok masih sama dengan Bandung, yakni dari kualitas segel yang kurang kuat. Ketika stikernya dilepas rentan terjadi sobekan,” katanya.

Dia mengatakan segel pada pemilu 2019 yang ditemukan saat ini, kualitasnya jauh lebih baik segel pemilu pada tahun 2014 lalu. 

“Ini menjadi catatan temuan kami. Ini ranahnya KPU RI.”katanya.

Terkait temuan itu, Bawaslu pun berharap ada upaya pertimbangan agar kualitas segel ditingkatkan.

“Kalau pun tidak memungkinkan tentu harus sangat hati-hati sekali karena rentan sobek,”katanya.

Kemudian, dari segi kotak suara berbahan kardus, lanjut Zaki, harus ada penambahan jumlah.

“Hampir di seluruh kabupten kota di Jabar yang terjadi penambahan jumlah TPS karena DPTHP2 ini tentu terjadi kekurangan kotak suara berbahan kardus,” ujarnya

Selain itu, masih di temukan satu paket yang isinya tidak sesuai.

“Mestinya satu paket berisi lima kotak suara kardus, namun ada kita temukan berisi empat buah kotak suara. Kualitas juga kita kontrol,”katanya.

Namun secara keseluruhan,  gudang logistik di Depok cukup layak dna ruangannya pun cukup aman.

Sementara itu, Ketua KPU Depok, Nana Shobarna mengaku, pihaknya akan segera melakukan koordinasi atas temuan ini ke KPU pusat.

“Untuk kekurangan kotak suara sudah kami ajukan beberapa hari lalu ke pusat. Kita tunggu saja,” katanya.Area lampiran