ilustrasi (istimewa)

DepokNews–Angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Depok telah melampaui target yang mencapai hingga lebih dari Rp1 triliun.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan beberapa faktor utama pencapaian itu adalah maraknya investor yang menaruh kepercayaan di kota tersebut.

Sebagai kota penyangga Ibu Kota Jakarta, Depok mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.

Depok juga masih menjadi daya tarik para pelaku usaha, khususnya di bidang properti.

Salah satunya buktinya yaitu, hadirnya pusat perbelanjaan berkonsep Islami di kawasan Jalan Juanda, bernama Pesona Square.   

“Pembangunan ini kami berharap pada akhirnya bisa dirasakan masyarakat Depok dan berdampak positif pada perekonomian kota ini,” katanya.

Pihaknya memiliki target pajak hingga Rp1 triliun pada periode 2017.

“Hasilnya, target tersebut telah terlampaui. “Alhamdulillah PAD kami melampaui target yang secara rinci ada di dinas pajak,” ujarnya.

Setiap tahun target pajak meningkat signifikan.

“Dari target di bawah satu triliun, kami bisa di atas satu triliun lebih. Kalau 2018 kami target Rp1 triliun kemungkinan lebih lagi,” katanya.

Selain karena jumlah investor yang terus meningkat, faktor meningkatnya PAD Kota Depok yaitu, tingginya kesadaran warga untuk membayar pajak.

Masyarakat disiplin dan tertib membayar pajak karena digunakan untuk pembangunan Kota Depok.

“Himbauan kami pada para investor ikuti aturan yang ada, tidak keluar dari rencana atau tata ruang kota yang memang sudah kami siapkan jauh-jauh hari.”katanya.

BalasTeruskan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here