DepokNews– Hujan yang mengguyur wilayah Kota Depok mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa lokasi di Kota Depok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun banjir paling parah terjadi di Perumahan Pondok Duta dan Bukit Cengkeh Cimanggis dan banjir sampai setinggi atap rumah merendam pemukiman di Pasir Putih Sawangan.

Banjir juga terjadi di Kompleks Marinir Rangkapan Jaya, Perumahan Cinere di Jalan Sakura. Tak hanya itu banjir juga merdeka pemukiman di Kampung Lio, Pancoran Mas dan juga pemukiman di Pitara. Lalu banjir juga terjadi di Perumahan Mampang dan Perumahan Jatijajar.

Banjir setinggi 20 centimeter hingga 40 centimeter juga melanda Jalan Arif Rahman Hakim (ARH), Jalan Sawangan depan Perumahan Maharaja, Jalan Pasar Kemiri Muka dan Jalan Kolong Jembatan Dipo.

Selain Itu banjir, juga terjadi tanah lonsor di Perumahan Green Pitara, Tapos, Cinere, Krukut dan pemakaman di Pasir Putih.

Sementara itu Informasi yang dihimpun akibat banjir dan tanah longsor telah menelan 3 korban jiwa dan 4 korban luka-luka yang tertimbun tanah longsor di Cinere.

“Iya benar saya masih keliling lokasi,”ujar Jadi Damkar Kota Depok, Gandara saat dikonfirmasi. Rabu (1/1/2019).

Berikut nama-nama warga yang meninggal dan selamat. Ameliati 27 tahun meninggal, Lusinah 68 tahun meninggal,Nizam saputra 8 tahun meninggal.Deni prabowo 23 selamat patah kaki,Dayanti 50 selamat. Attar 1,5 selamat. Zema 3 tahun selamat.

Sementara itu Walikota Depok, Mohammad Idris menyampaikan pesan tertulisnya merasa keprihatinan terhadap peristiwa banjir dan longsor di banyak lokasi di wilayah Kota Depok.

Bahkan, kata dia, peristiwa longsor di beberapa tempat lainnya, sebagai akibat hujan deras yang terus menerus terjadi sepanjang, Selasa (31/12/19) sore hingga Rabu (1/1/20).

Aliran air di bendung Katulampa dan lainnya di Bogor pun dalam situasi dan kondisi peringatan siaga satu bagi Depok, Jakarta dan sekitarnya.

“Kami berusaha menurunkan bantuan semaksimal mungkin dan sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahan khususnya yang terkait, untuk langsung proaktif memantau dan sekaligus menurunkan satgas dan alat-alat bantuan lainnya kepada masyarakat,” ujar Idris melalui pesan tertulis resmi nya kepada warga Kota Depok, Rabu (1/1/2020).

Idris juga mengajak seluruh komponen masyarakat dan warga untuk saling membantu masyarakat yang terkena bencana banjir dan longsor di wilayahnya.

“Ya Alloh Tuhan YME, jadikan hujan ini sbg rahmat bagi kami bukan sebagai mara bahaya, aman dan selamatkan kami. Aamiin YRA,” doanya.

Diketahui hampir semua kecamatan yang ada di Kota Depok mengalami banjir dan sebagian Longsor.