Bangunan SMA dan SMK di Depok Diharapkan Jadi Perhatian Pemprov Jabar

Posted on 4 views

DepokNews- Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan dengar pendapat publik dan penjaringan aspirasi pembangunan bersama Bupati/Walikota se-Jawa Barat.

Penyelenggaraan tersebut dilakukan melalui media teleconfrense dalam Forum Virtual Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Virtual Musrenbang) Jawa Barat Tahun 2017, Senin 10 April 2017.

Dalam kegiatan ini, Kota Depok juga turut memberikan masukan dan aspirasi terhadap pembangunan di kota yang memiliki tagline “Depok, a Friendly City” ini.

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Walikota Depok Mohammad Idris, diantaranya adalah penyelesaian ruas jalan provinsi dan juga satu buah drainase yang anggarannya ditaksir mencapai 23 M.

“Selain itu juga lahan dan bangunan pendidikan yaitu bangunan SMA dan SMK negeri, saat ini ada lima bangunan sekolah yang sidah menjadi kewenangan provinsi namun kondisinya para siswa masih menumpang di tempat lain. Diharapkan hal ini bisa menjadi perhatian khusus bagi pihak provinsi,” jelas Mohammad Idris saat ditemui di Aula Bapplitbangda, Senin (10/4).

Begitu pun dengan upaya penmencapaian target gerakan 100-0-100 yang di canangkan oleh pemerintah pusat, yaitu tercapainya 100 persen akses pelayanan air minum, 0 persen kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak. Mohammad Idris mengatakan kota Depok meminta pemrov Jabar bisa memberikan bantuan dalam pembuatan minimal satu IPAL Komunal.

“Mengenai rinciannya akan kita sampaikan, selain itu juga kita ingin pemprov bisa melakukan percepatan TPA Nambo di Bogor, karena jika TPA itu beroperasi kami yakini juga bisa membantu menyelesaikan permasalah sampah di Depok,” paparnya.

Mengenai program ketahanan pangan, Depok juga mengajukan pembangunan pasar di bagian barat yaitu Sawangan. Hal ini juga diharaokan dapat diselaraskan drngan pelebaran jalan Raya Sawangan selebar 24 meter, dengan begitu disinyalir bisa meningkatkan ekonomi kota Depok khususnya wilayah barat.

“Karena jalur ini juga merupakan akses dengan wilayah lain yaitu Bogor dan Tangerang,” pungkasnya.(mia)