DepokNews — Banyaknya peserta yang hadir pada berbagai kegiatan yang diadakan oleh kader PKS menjadi peluang bagi Puguh Widodo kader PKS asal Tapos Depok untuk membantu para tuna netra dengan mengajak mereka, penjual kerupuk tuna netra untuk menggelar dagangannya.

“Saudara kita para tuna netra harus kita bantu, saya belikan mereka tongkat, saya galang dana untuk menyantuni mereka, namun yang tidak mudah bagaimana membantu mereka dalam segi ekonomi. Maka pada acara-acara PKS yang ramai saya ajak mereka, saya jemputm saya antar supaya mereka berjualan kerupukm dan Alhamdulillah mereka senang karena rata-rata dagangnya laris manis,” kata Puguh.

Senada, dikatakan pedagang tuna nerta sendiri, Leni, tuna netra ibu dari tiga orang anak ini yang mengatakan, ia bersama beberapa temannya sangat senang jika berdagang pada kegiatan-kegiatan PKS.

“Senang sekali, sebab dagangan saya lakunya berlipat jika dibandingkan dagang mangkal, Ketika ada acara PKS bisa laku sampai 30 bungkus dengan jumlah penjualan lebih kurang 500.000 sedangkan kalau mangkal pendapatannya kisaran 150.000,” kata Leni saat berjualan pada acara Kemah Bakti Nusantara di Cibubur, Jumat (8/12/2017).  Jika tidak berjualan pada acara-acara PKS, Leni berjualan kerupuk pada setiap hari Sabtu dan Ahad di Sukatani Depok.

Leni bersama suaminya yang juga tuna netra dan berprofesi sebagai tukang urut, selain harus membiayai sekolah anak-anaknya dan berbagai keperluan lainnya juga harus membayar sewa kontrak rumah sebesar 500.000 per bulan.