DepokNews– Junior Chamber International ( JCI ) Depok  melakukan audiensi dengan Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kota Depok di kantor BNN Kota Depok , selasa (20/03/2017).

Kedatangan JCI Depok disambut oleh Kompol  Sunarto bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat ( P2M BNNK ).

Local President (LP )JCI Chapter Depok Kamaludin Enuh atau yang akrab disapa LP Kamal mengatakan JCI ini adalah satu-satunya organisasi kepemudaan dunia yang non politis dan non sektarian yang nggotanya berusia antara 18 hingga 40 tahun yang berasal dari berbagai negara di dunia, dan bertujuan untuk membuat perubahan positif di dunia, kita ada 6000 chapter di 130 negara. JCI sendiri mempunyai  4 bidang diantaranya ada Social Community, Business, Individual development dan International Network.

“ Kedatangan JCI ke BNN semata – mata karena kegelisahan kita terhadap para anak bangsa, para pemuda karena perkembangan Narkoba di Indonesia sekarang 3.3 Juta Jiwa khususnya wilayah Depok mari kita jaga aset bangsa kita jauh dari narkoba, dan tadi setelah ngobrol Pak Kompol kita ingin segera buat Nota kesepahaman dengan BNN Kota Depok untuk bidang Pencegahanya karena ini juga sejalan dengan program JCI di bidang Social Community” ungkap Kamal

Kompol Sunarto selaku Kasi bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat ( P2M BNNK ) mengucapkan terimaksih ke JCI Depok karena penanganan masalah penyalahgunaan narkoba di indonesia khususnya di depok tidak bisa dilakukan oleh bnnk depok sendiri tetapi harus bersinergi dengan stake holder baik institusi pendidikan, pemkot, swasta, dan masyarakat oleh karena itu diperlukan peran serta masyarakat seperti JCI Depok untuk melakukan upaya Pencegahan, Penyalahgunaan, dan Pembrantasan Peredaran Gelap Narkoba (p4gn) sebagaimana amanat pasal 104 uu no. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam kesempatan audiensi ini JCI Depok membawa Executive Vice President JCI Depok Bidang Individual Development & Social Community Maya Carlina, Project Director Social Community Raihan Sujatmoko, dan Commite Social Community Kartika.