DepokNews- Guna meningkatkan kemampuan prajurit dan kesiapan tempur satuan, Kodim 0508/Depok menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan IV Tahun anggaran 2019.

Latihan dilaksanakan di Lapangan Tembak Batalyon Perhubungan Angkatan Darat (Yonhubad), Jatijajar, Tapos, mulai Kamis (12/12/2019 hingga Jumat (13/12/2019).

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj mengatakan bahwa latihan menembak diikuti sebanyak 330 personel.

“Pada latihan kali ini (12-13 Desember 2019) ada 330 personel yang ikut latihan,” kata Agus Isrok Mikroj di Lapangan Tembak Yonhubad, Jatijajar, Jumat (13/12/2019).

Agus mengatakan, latihan menembak yang dilukakan personel Kodim Depok tersebut merupakan program pembinaan latihan rutin TNI AD yang dilaksanakan setiap 3 bulan.

“Tujuannya yakni tidak lain untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan kemahiran prajurit. Ini wajib diikuti oleh seluruh personel Kodim,” ujarnya.

Menurut Agus, kendati bertugas di Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil), kemampuan prajurit Kodim Depok dalam menembak harus tetap terpelihara, sehingga naluri tempur mereka selalu terasa.

“Prajurit yang bertugas di Satkowil seperti Kodim Depok ini, harus mahir menembak, terlebih latihan ini merupakan program dari komando atas yang dilaksanakan secara rutin setiap triwulan,” jelasnya.

Koordinator latihan menembak Kapten Arh Setiono menambahkan bahwa pada latihan menembak tersebut para prajurit menggunakan dua jenis senjata, yakni laras panjang dan laras pendek.

“Untuk laras panjang kami (Kodim) menggunakan senapan M 16 A1. Untuk laras pendek menggunakan pistol jenis P 1 buatan PT. Pindad,” kata Setiono.

Untuk materi menembak laras panjang, jarak 100 meter, lanjut Setiono, dilakukan dengan sikap tiarap. Sedangkan, latihan menembak menggunakan laras pendek, jarak 25 meter, dilakukan dengan sikap berdiri.