DepokNews – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS, Hj. Nur Azizah Tamhid, B.A., M.A. dalam agenda Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) Anggota DPR RI, di kediaman Ernawan, Bendahara DPC PKS Cimanggis, di Kelurahan Tugu Kota Depok, pada Sabtu (6/2), Nur Azizah sebutkan, akibat lonjakan kasus Covid-19, saat ini Pemerintah Arab Saudi telah melarang 20 negara mendatangkan jemaah umroh ke Arab Saudi, dan Indonesia salah satu diantaranya.

“Beberapa hari lalu Kerajaan Arab Saudi telah memblokir 20 negara untuk masuk ke Arab Saudi, dimana negara-negara ini yang termasuk Indonesia didalamnya, merupakan negara-negara dengan kasus Covid-19 yang tinggi dan terus melonjak”, terang Nur Azizah.

Pada kegiatan yang turut dihadiri Sekertaris DPra PKS Kelurahan Tugu, Ahmad Syihan Isma’il, Bendahara DPC Cimanggis, Ernawan, serta 15 perwakilan warga RT 02, RW 11 Kelurahan Tugu, Nur Azizah menerangkan bahwa perlonjakan kasus Covid-19 di Indonesia salah satunya karena warga yang lalai dengan protokol Kesehatan. Menurut Nur Azizah, masih banyak masyarakat Indonesia, yang masih melalaikan, menganggap enteng bahkan tidak percaya dengan keberadaan Virus ini.

“Sejak pembatalan haji tahun lalu di 2020, banyak calon Jemaah haji maupun umroh mengadu ke Komisi VIII, mereka merasa kecewa dengan keputusan Pemerintah. Namun kembali lagi, larangan ini muncul karena Arab Saudi melarang juga demi kebaikan warga negara Indonesia. Jika semua masyarakat Indonesia sudah patuh protokol, dan kasus Covid-19 dapat ditekan, maka hal itu akan berimplikasi pada perizinan keberangkatan haji maupun umroh. Jika kasus Covid di Indonesia menurun, tentu masyarakat tetap bisa beribadah ke Baitullah, tentu dengan prokes khusus. Tapi, faktanya malah melonjak tinggi”, jelas Nur Azizah.

Salah satu dampak Covid-19 khususnya bagi umat Islam di beberapa negara termasuk Indonesia adalah penundaan ibadah Haji dan Umroh. Nur Azizah menjelaskan bahwa bagi umat muslim khususnya yang belum pernah ke tanah suci sangat mendambakan untuk pergi beribadah ke Baitullah. Hal ini tentu bisa menjadi motivasi kita untuk menjaga prokes. Jika kasus Covid di Indonesia turun, tentu pemerintah Arab Saudi akan kembali memberikan izin bagi warga negara Indonesia untuk beribadah haji dan umroh. Mudah-mudahan semua segera pulih kembali.

Nur Azizah turut menghimbau agar warga Depok tetap patuhi protokol kesehatan 3 M, serta memegang teguh prinsip Iman, Imun dan Aman. “Selalu saya berpesan dalam setiap pertemuan saya dengan warga, jangan pernah melupakan protokol kesehatan 3M, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Memakai masker, dan sebagai tambahan, sebagaimana pesan dari kapoksi saya di DPR RI, untuk senantiasa menghimbau warga agar terus menerapkan tambahan tiga prinsip yaitu Iman, Imun dan Aman.”, jelas Nur Azizah.

“Perlu dipahami bahwa memang pandemi ini adalah kehendak Allah SWT. Oleh karena itu, apa yang sudah menjadi takdir Allah ini harus kita jalani, dan terus berupaya untuk berjuang agar penyebaran Virus Covid-19 tidak bertambah parah. Pandemi ini melanda tidak hanya Indonesia tapi di seluruh dunia. Terus berusaha, berdoa dan berserah diri kepada Allah”, imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Nur Azizah turut memberikan penguatan ruhiyah dan motivasi, karena di masa pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi, bahkan sampai kehilangan pekerjaan. Di akhir acara kundapil, untuk terus menjalin tali kasih dengan warga, Nur Azizah turut membagikan paket sembako kepada seluruh warga masyarakat yang masyarakat yang aktif dalam Majelis Taklim di RT 02/RW 11, Kelurahan Tugu. .