DepokNews–Kebakaran yang terjadi di salah satu rumah makan food court Pusat Perbelanjaan ITC di Jalan Margonda diduga berasal dari kompor gas.

Property Management Pusat Perbelanjaan ITC , Katarina Dwijanto menegaskan, insiden kebakaran yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan terbesar Kota Depok ini bersumber dari sebuah kios yang terletak di lantai dua.

Menurut dia, api tidak merambat ke kios – kios sekitar Mall karena beberapa peralatan pemadam api telah disiapkan sejak lama untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran.

“Kita punya Spinkler, atau alat pendeteksi api, jadi ketika terjadi kebakaran langsung mengeluarkan air. Selain itu, ada alat pemadam api ringan juga,”katanya.

Namun, diakuinya efek debu yang mengepul dari api yang dipadamkan oleh alat pemadam api ringan mengepul hingga ke beberapa lantai Gedung ITC.

Sehingga, menyebabkan pengunjung ketakuta dan berlarian keluar.

“Sebenarnya, proses pemadaman berlangsung cepat hanya pembersihannya memang membutuhkan waktu dan debu yang seperti asap itu membuat orang panik,”katanya.

Katarina menegaskan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan parah dari kios yang terbakar.

Dirinya menghimbau pengunjung agar tetap tenang, karena situasi sudah teratasi.

“Semua kembali normal dan kondusif, petugas pemadam kebakaran juga sudah balik kanan tadi,”katanya.

Sementara itu, Kepala Pemadam Kebakaran Dan Penanggulangan Kebencanaan (DPPK) Kota Depok R Gandara Budiana menuturkan, pihaknya menurunkan kurang lebih empat mobil dinas operasional damkar dengan jumlah personel kurang lebih 20 orang.

“Diduga kebakaran ini disebabkan oleh kompor gas dari sebuah kios Foofcourt di lantai dua. Pemadaman kurang lebih satu jam,”katanya.

Sebelumnya, diketahui kebakaran terjadi di ITC Mall sekitar pukul 11.30 WIB masyarakat yang tengah berkunjung dan beberlanja sontak kaget dan berlarian keluar gedung pusat perbelanjaan itu, ketika melihat kepulan asap memenuhi beberapa lantai mall.