DepokNews- Guna menanggulangi kejadian musibah banjir yang mengakibatkan longsor. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Depok membuat posko. Satgas pun diturunkan untuk bertugas memperbaiki dan membantu warga yang membutuhkan.
Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Manto Djorghi mengatakan sebanyak enam regu Satgas diterjunkan guna menanggulangi kejadian tersebut.
“Total sudah ada enam regu Satgas yang kami turunkan untuk menanggulangi bencana akibat faktor alam ini,” katanya, Rabu (7/2/2018).
Ia mengungkapkan hingga saat ini  total sudah ada enam titik lokasi banjir dan dua titik tanah longsor yang telah ditangani pihaknya bekerjasama dengan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok serta Tagana Kota Depok.
“Ini masih kecil dari lokasi rawan bencana yang ada di Kota Depok. Meski demikian masyarakat dihimbau agar tetap waspada, mengingat cuaca dan kondisi seperti ini,” terangnya.
Menurut data PUPR Kota Depok, saat ini ada 52 titik rawan bencana yang tersebar di Kota Depok.
“Dari semua itu Alhamdulillah semuanya sudah ditangani, namun memang belum 100 persen,” ucapnya.
Sebelumnya peristiwa longsor terjadi di beberapa titik wilayah Depok. Antara lain pada Minggu (4/2), turap setinggi 7 meter ambrol dan menimpa rumah warga yang berlokasi di Kampung Rawa Geni Kelurahan Ratu Jaya Kecamatan Cipayung. Diketahui turap tersebut merupakan turap perumahan yang dibangun oleh pengembang PT Barazaki II Residence. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerusakan parah terjadi pada rumah yang tertimpa turap.
Kemudian pada Selasa (6/2) turap kali di Blok C Perumahan Jatijajar, tepatnya di belakang Masjid Baiturrahman, RW 003, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, ambrol. Tanah di sisi atas turap yang ambrol itu ikutan longsor. Akibatnya, aliran kali tersumbat material longsor dan air pun meluap ke permukiman warga.
Selain bencana longsor, terjadi pula banjir di beberapa wilayah Depok. Salah satunya terjadi di wilayah Kampung Gotong Royong RT 005 Kemiri Muka Beji Depok. Tercatat ada 20 rumah yang tergenang air setinggi lebih dari satu meter. Beruntung tidak ada korban jiwa saat peristiwa.(mia)