Persoalan yang yang sudah hampir 10 tahun dikeluhkan oleh warga, terkait dengan permasalahan gardu yg berada diareal masjid mazro’atul akhirah Rawa Indah kel. Bojong Pondok Terong Cipayung, akhirnya mulai terpecahkan, dengan adanya inisiasi dari habib Syarif Gasim, aleg dari fraksi PKS, untuk mempertemukan warga dengan pihak PLN kota Depok.

Selasa, 30/03/2021, habib Syarif Gasim mengajak ketua DKM ust. Hasan Basri dan Satrio selaku ketua bidang pembangunan masjid jami Mazro’atul Akhiroh berkunjung ke kantor PLN di kawasan GDC, yang disambut olehTejo selaku manager jaringan, bersama Budi yang saat ini menjadi ketua juru pantau listrik (Jumantik) dan juga Mery (manager keuangan).

Ditempatkan diruang rapat, habib syarif Gasim langsung memaparkan persoalan yang selama ini dikeluhkan oleh warga, yang merasa tidak aman karena posisi gardu yang membahayakan dan rentan kecelakaan.
Keinginan warga adalah agar posisi gardu listrik dipindah, agar jama’ah yang beribadah dimasjid tersebut bisa tenang dan tidak selalu merasa khawatir akan bahaya yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

Keluhan warga tersebut bukan tanpa alasan, sebab bukan cuma posisi gardu yang terlalu dekat dengan dinding masjid, selama ini tidak sedikit kejadian yang hampir menelan korban jiwa, terakhir menurut ust. Hasan Basri (pengurus DKM), beberapa hari lalu hampir saja seorang bocah berusia 8 tahun meregang nyawa. Ini menjadi serius, timpal habib Syarif Gasim, jangan sampai setelah jatuh korban baru ada upaya, dan dengan adanya pertemuan ini diharapkan segera ada realisasi dari pihak PLN untuk mengatasi persoalan gardu tersebut.

Sementara itu Tejo, selaku manager lapangan mengatakan, bahwa PLN siap merespon apa yg menjadi keluhan dan keinginan masyarakat, yaitu untuk memindahkan gardu tersebut, asal saja, ada surat pengajuan yg diusulkan kepada pihak PLN, dan kalaupun dipindah, lokasinya jgn terlalu jauh dari gardu yg sudah ada, karena akan butuh banyak infrastruktur, ungkapnya…///

Husaini aspri HSG.//foto Eman Suleman.