Amri Yusra (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews – Bakal calon wali kota Depok, Amri Yusra menyatakan siap membebaskan warga Pasir Putih dan sekitarnya dari bau sampah yang menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Cipayung, Depok. Menurut Amri, teknologi untuk pengelolaan sampah dapat digunakan sebagai langkah mengurangi bau sampah di TPA tersebut.

“Saya rasa teknologi dapat digunakan untuk pengelolaan sampah di TPA Cipayung. Nanti bisa dicari teknologi yang tepat seperti apa,” kata Amri usai Dialog Publik Bakal Calon Wali Kota Depok yang diinisiasi Partai Keadilan Sejahtera (PK), Sabtu (16/11/2019).

Amri mencontohkan pengelolaan sampah yang dapat diadopsi untuk diterapkan di TPA Cipayung seperti di Manila, Filipina. Di Manila, tepatnya di Kota San Fernando, sampah yang dibawa ke tempat pembuangan akhir hanya sekitar 30 persen. Artinya, kota ini mampu mengelola sampah hingga 70 persen. Hal itu membawa Kota San Fernando diakui dunia sebagai kota yang mampu mengurangi produksi sampah.

Selain pengelolaan sampah tersebut, Amri mengatakan akan mengurangi sampah mulai dari sumber sampah, seperti dari tingkat rumah tangga. Caranya dengan pemilihan sampah antara sampah organik dan non-organik.

“Kita maksimalkan lagi pengurangan sampah dari tingkat sumber sampah. Keluarga. Di sana akan digiatkan sosialisasi pemilahan sampah. Bank sampah. Sampah organik dari sampah dapur, sampah plastik, dan lainnya,” ujar Amri.

Dengan pemilahan sampah itu, kata Amri, sisa sampah yang dibawa ke TPA dapat diminimalisir.

“Saya siap mengelola TPA Cipayung. Membebaskan warga Pasir Putih dari bau, sekaligus menyehatkan kembali lingkungan di Pasir Putih,” tutur Amri.

Sebelumnya, warga Pasir Putih mengeluhkan bau tak sedap sampah dari TPA Cipayung. Keluhan tersebut sudah sering disampaikan kepada Pemkot Depok sejak 2006 lalu. Bahkan warga sempat membawa kasus ini ke ranah hukum pada 2018 lalu. Mereka menggugat Pemkot Depok yang lalai atas pengelolaan sampah di TPA Cipayung