Oleh Siti Fatimah

Patut kita perhatikan bahwa Allah menciptakan kekayaan dan kecukupan . Dalam Al-qur’an kata kekeyaan di pasangkan dengan kata kecukupan ,bukan kemiskinan . Allah telah menjamin rezeki dari setiap makhluk sampai ajal menjemputnya . Jadi,tak perlu khawatir soal rezeki . Bahkan ibaratnya seekor kucing pun tak perlu khawatir tentang rezekinya . Dia berani kawin dan beranak banyak tapi tak pernah risau tentang rezeki .

Tapi bagaimanapun juga ,rezeki adalah bagian daripada ujian . Rezeki banyak adalah ujian . Rezeki sempit pun merupakan ujian . Kita tidak tahu mana yang lebih baik untuk kita. Namun , tentunya kita menginginkan rezeki yang luas supaya hidup kita tidak terjerumus kedalam ke fakiran apalagi ke kafiran . Karena fakir sangat dekat dengan kafir . Banyak orang murtad karena fakir dan iming-iming harta . Semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang yang tersesat .

Semoga kita di lapangkan rezekinyan . Rezeki yang berkah dan baik . Rerezi  yang menjadi jembatan kita dalam beramal shaleh dan mendapatkan ridho-nya.

Amalan dan tips buat melapangkan rezeki kita :

  • Taqwa (menjalankan perintahnya dan menjauhi larangan nya )

Allah berfirman yang artinya :

“…Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan jalan keluar baginya . Dan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak di sangka-sangka …”(Qs. Ath-Thalaq :2-3)

Pemilik rezeki adalah allah . Jika kita ingin rezeki yang luas maka kita harus dekat dengan pemilik rezeki  . Jika rezeki kita sempit ,maka bertaqwalah kepada Allah agar di berikan jalan keluar .

  • Beristigfardan memohon ampun

Lawan dari bertaqwa adalah kemaksiatan dan perbuatan dosa . Dosa-dosa yang di buat dapat menjadi penghalang bagi turunya rezeki .

Rosulullah SAW bersabda :

“…Dan seorang hamba di cegah baginya rezeki karena dosa yang di buatnya …”(HR. At-Tirmidzi)

Oleh karena itu , taubat dan banyak-banyak beristigfar dapat membantu memperlancar jalannya rezeki . Dan ini adalah salah satu amalan yang dijamin oleh Allah sendiri dan di tegaskan dalam Al-qur’an . Oleh karena itu , tidak ada keraguan sedikitpun mengenai istigfar .

Allah berfirman yang artinya :

Memohon ampunlah kepada Robb kalian ,sesungguhnya dia adalah maha pengampun ,niscaya dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat (melimpah ruah membawa kebaikan ),dan membayakkan harta dan anak-anak mu ,dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamya )untukmu sungai-sungai (yang penuh dengan kebaikan dan manfaat ).”(QS. Nuh:10-12).

  • Bekerja(berdagang) dengan jujur(amanah)

Bekerja adalah salah satu amal utama dalam menjemput rezeki .Bekerja harus professional dan sungguh-sungguh. Kunci untuk menjadi pekerja yang baik adalah kompeten berarti mampu dan kuat dalam mengemban tugas-tugas . Di percaya berarti amanah ,jujurdan menunaikan janji dengan baik.

Rosulullhah SAW bersabda :

Adapun perbuatan amanah (dapat di percaya /jujur)itu dapat mendatangkan rezeki ,sedangkan perbuatan khianat /curang akan mendatangkan fakir/kemiskinan .”(HR.Ad-dailimi)

Bekerja dengan amanah dan sebaik-baiknya tentu akan mendatangkan rezeki . Namun, jika kita ingin membuka pintu rezeki yang luas, maka kita harus berdagang / berbisnis .

  • Bangun pagi dan tidak tidur setelah shalat subuh

Dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Ahmad dan Al-baihaqi ,diceritakan bahwa ketika Rosulullah pulang dari shalat subuh di masjid Nabawi ,beliau mendatangi putrinya , Fatimah ,masih tidur-tiduran . Dengan penuh kasih sayang lantas beliau menggerakkan badan putrinya itu senbari berkata ,”Wahai anakku ,bangunlah ,saksikan rezeki tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai karena Allah membagikan rezeki kepada hambanya ,antara terbit fajar dengan terbitnya matahari .

  • Mempererat tali silaturahmi