Aliansi Nusantara Siap Kembangkan Ekonomi Daerah

Posted on 1,312 views

DepokNews — Perkumpulan Aliansi Nusantara yang beranggotakan staf ahli DPD dan DPR, jurnalis dan advokat, siap membangun perekonomian di daerah dengan mengembangkan koperasi dan UKM.

“Koperasi kami nilai sebagai wadah yang ideal untuk mengembangkan perekonomian daerah, dan itu menjadi pilihan bagi Aliansi Nusantara untuk berkontribusi dalam pembangunan khususnya di daerah dengan mengembangkan koperasi sekaligus UKM,” ujar Ketua Umum Aliansi Nusantara, Budiman Soelaim, dalam keterangan tertulis pada Senin (18/12)

Menurut ia, koperasi adalah badan hukum yang sesuai dengan perekonomian yang berazaskan semangat gotong royong.

“Dikaitkan dengan ekonomi kerakyatan di mana mayoritas pelaku ekonomi adalah UKM, koperasi juga menjadi lembaga yang ideal. UKM bisa berkumpul membentuk koperasi sehingga bargaining power-nya lebih kuat,” katanya.

Budiman menjelaskan, saat ini DPP Aliansi Nusantara memiliki 14 DPW di tingkat propinsi dan 60 DPC di kabupaten/kota.

” Tahun 2018, kami menargetkan semua DPW sudah memiliki koperasi. Dan DPW itu akan terus bertambah, sebentar lagi kita membuka DPW NTB,” kata Budiman.

Adapun ke 14 DPW yang sudah berdiri adalah, Sumut, Sumsel, Lampung, Banten, DKI, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, Kaltim, Kalut, Sulsel dan Sulbar.

DPC Aliansi Nusantara Kota Depok, siap untuk membangun dan mengembangkan UMKM yang berada di kota Depok. Menurut Wahyudin Sekretaris DPC Aliansi Nusantara kota depok, di depok banyak sekali UMKM dan sentra industri kreatifitas muda yang tumbuh pesat.

Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring mengapreasiasi rencana Aliansi Nusantara dalam membangun perekonomian daerah dengan mengembangkan koperasi dan UKM.

“Kami mengapresiasi sekaligus menantang Aliansi Nusantara merealisasikan rencananya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kan cukup tinggi, 5,2-5,3 persen. Sekarang bagaimana pemerataannya? Koperasi dan UKM adalah alat yang tepat untuk pemerataan kesejahteraan,” kata Meliadi.