DepokNews- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, akan melakukan kegiatan perbaikan jalan, jembatan, dan pembangunan drainase di 35 titik. Jumlah pekerjaan yang cukup besar ini, diprediksi akan berpengaruh pada mobilitas pengguna jalan yang terkena imbas pembangunan tersebut.

Kepala DPUPR Kota Depok Manto mengatakan, sedikitnya ada 35 pekerjaan jalan, jembatan dan drainase yang sedang maupun akan berjalan akhir bulan ini. Hal tersebut tentulah akan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

“Untuk itu kami minta warga bersabar, jika ada gangguan dijalan,” terang Manto.
Diakuinya, puncak pekerjaan akan terjadi selama dua bulan terakhir ini yaitu November dan Desember. Adapun ke-35 pekerjaan tersebut merupakan tahap I lelang dari Badan Layanan Pengadaan (BLP) Kota Depok. Untuk tahap II ada sebanyak 57 kegiatan.

“Tahap satu sedang berjalan, nanti mungkin disusul pekerjaan tahap dua dan ini serentak di seluruh Kota Depok,” ujarnya.

Manto menyebut, pihaknya telah melakukan upaya semaksimal mungkin agar pembangunan tidak semua dilakukan secara bersamaan. Namun, proses lelang di BLP yang akhirnya memaksa DPUPR untuk melaksanakan kegiatan di akhir tahun.

“Prediksi kami Oktober hasil lelang diumumkan, namun karena satu dan lain hal, penetapan pemenang lelang baru bisa diumumkan awal November ini. Karena untuk lelang konsultan memakan waktu hingga dua bulan lamanya,” paparnya.

Manto menyebutkan, beberapa titik drainase ruas jalan kota yang sedang dan telah dikerjakan antara lain, peningkatan Jalan Anggrek Kecamatan Cinere, peningkatan Jalan Rajawali Kecamatan Limo, peningkatan Jalan Dahlia, Jalan Puring dan pelebaran Jalan Salak Kecamatan Pancoran Mas serta peningkatan Jalan Gas Alam Kecamatan Tapos dan lain-lain.

“Kami menyadari, pekerjaan peningkatan jalan, galian drainase dan pemasangan u-ditch nantinya mengganggu kenyamanan warga. Untuk itu, kami meminta pengertian warga. Kegiatan ini dilakukan demi kepentingan seluruh masyarakat Kota Depok,”pungkas Manto.(mia)