DepokNews- Kepala Bidang Kebersihan dan Kemitraan DLHK Kota Depok Iyay Gumilar mengatakan, rencananya TPA Cipayung akan direhab dan selama proses rehab diharapkan sampah yang masuk ke TPA Cipayung dapat diminimalisir.

“Memang harus ada batas maksimal pembuangan sampah di TPA Cipayung karena sudah overload,” jelas Iyay.

Pihaknya juga tetap berupaya untuk mengurangi sampah yang masuk kesana. Meskipun setiap tahun volume sampah terus bertambah dari sumbernya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan dirinya telah memberikan ijin untuk rencana penggunaan TPS Nambo namun teknis pelaksanaannya masih dirumuskan.

“Karena lokasinya bukan di Depok, ada di Bogor. Maka harus ketok pintu dulu ke Bu Hj Ade Yasin, kalau izin sudah, tinggal dirumuskan teknisnya saja,” tuturnya.

Dia menerangkan, untuk menentukan sebuah kebijakan terutama penggunaan ruang sebagai lokasi pembuangan sampah diperlukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Itulah yang menurut dia perlu dikaji.

“Karena membuang sampah itu harus ada amdal, nah amdalnya lagi dikerjakan. Kalau sampahnya tercecer nanti komplain kan gimana, tapi intinya dalam bulan-bulan ini kalau teknisnya sudah aman maka sampah kota depok bisa dibuang ke Nambo,” tukasnya.(mia)