Tapos- Minyak jelantah (mijel) adalah minyak sisa penggorengan yang sudah tidak layak pakai sehingga menjadi limbah. Mijel jika masih digunakan untuk memasak, dampaknya tidak baik bagi kesehatan karena akan merusak tubuh.

Agar minyak jelantah ini bisa dimanfaatkan dan tidak terbuang begitu saja ternyata mijel bisa diolah kembali menjadi produk rumah tangga lainnya yakni produk biogas seperti sabun pembersih lantai dan lilin.

Adalah Unit Perempuan dan Ketahanan Keluarga (UPKK) Dpra PKS Kelurahan Tapos yang menyadari hal tersebut dan setelah berkoordinasi dengan SPKK DPC PKS Kecamatan Tapos pada hari Sabtu (9/10/2021) menambah titik penukaran mijel yang ke-2 di RT.02 RW.011. Tempat penukaran mijel sebelumnya sudah berjalan di RW.01

“Hari ini kami dari UPKK PKS Ranting Kelurahan Tapos menambah titik penukaran mijel di RT.02 RW.011. Di sini tempat yang ke-2,” kata Rina Vitriana selaku penanggung jawab kegiatan.

“Kami mengajak kader dan masyarakat sekitar untuk bersama mengumpulkan minyak jelantah kemudian ditukarkan kepada kami karena limbah rumah tangga tersebut bisa dimanfaatkan dan diolah kembali,” ujarnya lagi.

Rina menjelaskan, minyak jelantah dari warga dihargai 5.000 rupiah per liter. Atau dengan menebus murah uang seribu rupiah bisa ditukarkan minyak goreng yang baru ukuran 360 mili liter.

Pada kegiatan penukaran mijel tersebut ditawarkan pula kepada warga yang menukarkan mijel untuk menjadi anggota PKS.

“Selain itu bagi yang berminat, kami juga menawarkan untuk bergabung menjadi anggota PKS,” ungkap Rina.

Hadir pada lauching ke-2 titik penukaran mijel kali ini Pengurus UPKK Dpra PKS Kelurahan Tapos Bunga, Dewi Asih, Tari, Yuli, dan Juwaroh, Pengurus SPKK DPC PKS Kecamatan Tapos Rini Astuti dan Lisma Mayasari.

Diminta tanggapannya, Ketua PKS Ranting Kelurahan Tapos Madroni mengapresiasi dan kagum terhadap kegiatan launching titik mijel dari unit perempuan PKS yang dipimpinnya ini.

“Program dari ibu ibu PKS ini bagus dan layak kami apresiasi. Program yang luar biasa keren. Minyak jelantah bekas masak, limbah menjadi berkah,” puji Madroni.

Madroni menegaskan kegiatan-kegiatan yang dilakukan PKS tujuannya adalah melayani masyarakat.

“Launching yang ke -2 titik penukaran mijel di RW 011 ini sebagai bukti PKS hadir untuk masyarakat. Melayani untuk semakin dekat dan bermanfaat.” pungkas Madroni. (shl)