Kondisi Jalan Raya Mochtar yang digenangi air (Istimewa)
DepokNews- Akibat air Kali Mampang meluap ke badan Jalan Raya Mochtar, Jalan Raya Pemuda dan Jalan Raya Pramuka sejak Pukul 12:00 siang, jalan tersebut banjir dan membuat padat lalu lintas. Sampai saat ini jalan masih digenangi air, hingga membuat arus lalu lintas antre hingga 1 Km baik dari arah Sawangan maupun Perumnas Depok Jaya.
“Banjir atau genangan air persis di sekitar perempatan Jalan Raya Mochtar atau Mampang sudah biasa jangankan hujan cuaca cerah saja kalau ada kiriman air dari Bogor atau Citayam pasti tergenang,” jelas Hairil,  warga Mampang,  Pancoran Mas,  Depok,  Sabtu (3/2/2018).
Genangan air di badan jalan mencapai sebetis orang dewasa sehingga sepeda motor banyak yang tidak berani lewat hingga termasuk mobil yang harus perlahan akibatnya kendaraan di belakang harus antre panjang.
Menurut dia,  luapan air Kali Mampang disebabkan karena jembatan Mampang di badan Jalan Raya Muhtar terlalu rendah dan sampah buangan bertumpuk akibatnya air meluap karena tidak mengalir.
Kemacetan dan antrean kendaraan yang cukup panjang bertambah semrawut karena tidak ada satu pun petugas kepolisian maupun Dishub Depok mengatur arus lalu lintas dikawasan tersebut hibgga membuat antrean mencapai lebih 1 Km.
Masalah rendah dan penuh sampah di kolong jembatan Mampang,  Pancoran Mas memang. mwnjadi perhatian serius Pemkot Depok yang berencana meninggikan badan jembatan tersebut.
Terpisah, salah satu supir angkutan umum 03 jurusan Terminal-Sawangan, Rudi mengaku masalah di jalan ini selalu sama. Banjir karena sampah hingga mengakibatkan tidak lancarnya drainase yang ada.
“Sekitar situ ada kali, kalau banyak sampah yang mampet. Kena imbasnya drainase kecil-kecil yang membludak airnya. Macet deh,” pungkas warga Tapos ini.(mia)