Siswa SD Pondokcina 1 saat mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar

DepokNews–Sekolah Dasar Negeri Pondokcina 1 yang berlokasi di Jalan Margonda Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji pada bulan Agustus 2018 mendatang akan menerapkan fullday atau lima hari belajar.

Kepala SD Pondokcina 1 Iskandar kepada wartawan mengatakan pada bulan Agustus kedepan pihaknya akan menerapkan program fullday atau lima hari belajar sementara untuk hari Sabtu siswa dan guru libur.

“Kami akan menerapkan fullday pada Agustus, dikarenakan awal bulan Agustus¬† jatuh pada Hari Rabu maka hari pertama pelaksanaan Fullday pada Senin(27/7) mendatang”katanya.

Pelaksanaan fullday kegiatan belajar mengajar untuk hari Senin sampai Jumat kelas 1 dan 2 akan dilaksanakan pada pukul 06:30 dan selesai pada pukul 10:00.

Sementata untuk kelas 3-6 kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 06:30 dan selesai pada pukul 13:00 dan kegiatan esktrakurikuler.

Pelaksanaan fullday ini sudah disosialisasikan ke siswa dan orang tua siswa, dimana para orang tua siswa serta komite sekolah memberikan dukungan penerapan tersebut.

“Sebelum lakukan penerapan fullday kita sosialisasikan dan ternyata mereka mendukungnya”katanya.

Pihak SDN Pondokcina 1 juga sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kota Depok terkait penerapan fullday dan Dinas Pendidikan mendukungnya.

Namun, full day school ini bukan berarti para siswa belajar selama sehari penuh di sekolah.

Dia mengatakan program ini memastikan siswa dapat mengikuti kegiatan-kegiatan penanaman pendidikan karakter, misalnya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

Lingkungan sekolah harus memiliki suasana yang menyenangkan.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran formal sampai dengan setengah hari, selanjutnya dapat diisi dengan kegiatan ekstrakurikuler.

“Usai belajar setengah hari, hendaknya para peserta didik (siswa) tidak langsung pulang ke rumah, tetapi dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menyenangkan dan membentuk karakter, kepribadian, serta mengembangkan potensi mereka miliki”katanya.

Tujuan dari full day school ini, di antaranya agar orang tua dan anak-anak memiliki waktu bersama (family time) dan itu tidak harus berbiaya mahal, apa yang dilakukan dan dikerjakan orang tua bisa dikerjakan bersama anak-anak.

Di lokasi lain, Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin menginginkan ingin agar sekolah yang sudah lengkap sarana dan prasarananya untuk mengoptimalkan KBM di hari Senin-Jumat.

Thamrin menuturkan, pihak sekolah bisa memaksimalkan jam pelajaran dari jam 07.00-13.00 WIB.

Setelah itu, bisa dilanjut dengan kegiatan ekstrakurikuler, belajar kelompok, atau pengembangan karakter hingga jam 15.00 WIB.

Pukul 16.00 WIB, semua murid pulang dan tidak ada lagi kegiatan di sekolah.

Dengan begitu, diharapkan bisa meminimalisir kejadian tidak diinginkan yang terjadi di lingkungan sekolah.

Dengan begitu tidak ada lagi pelajar yang masih berada di sekolah saat jam pelajaran sudah berakhir.