DepokNews–Gerakan Anti Covid menjaring 735 orang pelanggar penggunaan masker tepatnya di pertigaan jalan depan perumahan Sektor Melati GDC Cilodong Depok pada Sabtu, 7 November 2020. Tri Maryono selaku ketua GA Covid menuturkan, Dalam kegiatan tersebut hampir para pelanggar pengguna masker beralasan lupa dan ketinggalan. Saya sangat menyayangkan, masih banyak masyarakat yang menganggap sepele penggunaan masker dan tidak mengindahkan protokoler kesehatan. Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan kampanye 3M yang selalu digaungkan oleh pemerintah, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kami mendisiplinkan mereka yang penggunaan maskernya tidak dipakai dengan baik dan juga tidak menggunakan masker. Hal ini yang membuat kami prihatin, dan tentunya kami akan terus berupaya mengedukasi serta memberikan pemahaman akan bahayanya covid 19 ke para pelanggar. Ini harus masif dilakukan dan terus harus diingatkan kepada masyarakat karna Depok masih pandemi dan masuk dalam zona merah. Ucap tri

Kami akan tetap melakukan kegiatan ini rutin seminggu sekali dan melakukan roadshow keliling wilayah kota Depok. Harapannya para Satgas Covid di tingkatan Rw dan Para Tokoh- tokoh masyarakat yang ada di lingkungan Rw atau Kelurahan bisa selalu menghimbau dan mengajak masyarakatnya untuk selalu mematuhi serta disiplin akan protokoler kesehatan. imbuhnya.

Wahyudin selaku pengurus Gerakan Anti Covid mengutarakan dari 750 masker yang kami siapkan ada sebanyak 735 pelanggar tidak menggunakan masker. Para pelanggar tidak kami beri sanksi atau denda, tapi kami beri edukasi dan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan serta yang lebih utama tentunya kami berikan dan pasangkan masker bagi pelanggar yang terjaring. Sungguh menjadi suatu keprihatinan melihat fenomena yang terjadi disekitar lokasi kegiatan, orang beraktifitas diluar rumah dengan santai tanpa menggunakan masker dan seakan covid itu sudah tidak ada. Oleh karena itu tanpa bosan Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan menyayangi dirinya dan melindungi keluarga dengan slalu menggunakan masker dalam setiap aktifitas diluar rumah serta menjaga jarak. Tentunya kegiatan ini akan terus kami lakukan ditempat pusat keramaian atau wilayah rentan penyebaran virus sampai kota Depok benar-benar kembali menjadi zona hijau. Kami mengakui bahwa kegiatan ini masih banyak kekurangan karna masih terbatas dari bantuan dan partisipasi antar anggota saja. Alhamdulillah dengan keterbatasan semuanya bisa terlaksana dengan baik dan berjalan lancar, tidak mengurangi semangat kami untuk melakukan gerakan kebaikan. Hal ini dilakukan karna sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian kami pada kota Depok tercinta untuk bisa pandemi ini segera cepat berakhir. Tegas wahyu

Tentunya Kami slalu mengajak kepada semua masyarakat dan membuka diri bagi siapapun baik pribadi maupun instansi atau pihak swasta yang ingin berkontribusi dan bersinergi dalam kegiatan gerakan anti covid di kota Depok, pandemi ini bisa cepat berakhir bilamana terciptanya kesadaran dan prilaku masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan semakin tinggi dan baik.
Mari kita saling mengingatkan, saling menjaga dan pandemi ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk bersama- sama kita mengakhiri agar bisa kembali menikmati kehidupan normal kembali. ucap wahyu mengakhiri.