Aksi fFashmob PKS di Cimanggis (Istimewa)

DepokNews – Belum lama ini enam partai diantaranya PAN, Gerindra, PDIP, Golkar, Demokrat dan PPP sepakat berkoalisi untuk melawan PKS di Pilkada 2020 mendatang.

Menangapi hal tersebut, Sekretaris DPD PKS Kota Depok, TM Tyusufsah Putra mengatakan semua partai memiliki hak untuk berkoalisi menentukan langkah masing-masing. Namun PKS tetap akan melakukan komunikasi dengan semua baik partai, masyarakat dan stakholder di Kota Depok.

“Jadi pertama itu sah – sah saja kalau mereka mau berkoalisi itu hak mereka sebagai partai. Tapi bagi kita PKS kita ingin membangun Depok ini yang lebih baik makanya kebersamaan dibangun dan komunukasi terus dilakukan,” pungkasnya saat dikonfirmasi. Rabu (17/9/2019).

Dijelaskan Putra proses tahapan pilkada masih lama. Untk itu pihaknya ingin fokus kepada membangun Kota Depok yang lebih baik.

“Tahapan ini masih lama kami ingin fokus membangun kebersamaan dengan semua pihak agar Depok menjadi lebih baik, “katanya.

Selain itu PKS tidak ingin sendiri dalam pilkada mendatang. Untuk itu pihaknya akan terus membangun komunikasi termasuk dengan PDIP.

“Meskipun PDIP ingin heat to heat dengan PKS tetap kami akan berkomunikasi. Dan beberapa partai yang koalisi itu. Kami sudah komunikasi diantaranya Golkar, PPP dan Demokrat, “katanya.

Ia juga menuturkan semua kemungkinan masih terbuka salah satunya koalisi PKS dengan Gerindra serta Partai lainnya.

” Kan semua pusat yang tentukan apalagi Gerindra dan PKS dipusatkan harmonis. Makanya kita nggak mau terlalu cepat kita tunggu dari pusat, “katanya.

Putra juga mengatakan bahwa koalisi lima partai tersebut merupakan langkah yang biasa dan buka ancaman bagi PKS.

” Biasa aja kami tak merasa terancam kami akan fokus mencari pemimpin yang bisa membawa Depok lebih baik, “tuturnya.