DepokNews–Tapos, Paslon No. 2 Kota Depok DR. Mohammad Idris antara lain mengatakan dalam janji kampanye akan membangun 5.000 startup baru. Hal ini disampaikan pada saat kampanye terbatas di lapangan olahraga RW.016 & 17 Sukatani, Tapos, Depok pada hari Selasa lalu, 20 Oktober 2020.

Startup baru tersebut dilaksanakan sebanyak 1.000 startup baru setiap tahunnya selama 5 tahun. Pelaksaannya dilakukan dalam bentuk pelatihan bagi generasi muda atau yang berminat dibidang tersebut.

Startup adalah sebuah perusahaan yang baru saja di bangun atau dalam masa rintisan, namun tidak berlaku untuk semua bidang usaha, istilah startup ini lebih di kategorikan untuk perusahaan bidang teknologi dan informasi yang berkembang di dunia internet. Di Indonesia sendiri karena perkembangan dunia internet yang sedang pesat-pesatnya, membuat bisnis startup ini semakin banyak bermunculan.

Menurut beberapa sumber bahkan jumlah startup lokal saat ini sudah mencapai ribuan, dan tentunya setiap saat masih akan terus bertambah. Contoh startup lokal yang tumbuh luar biasa antara lain kaskus, bukalapak dan gojek.

Program rintisan yang saat ini sudah dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sukatani yang terdiri dari 26 Rukun Warga untuk menyongsong program tersebut diatas antara lain dilakukan pemasangan WIFI gratis disetiap wilayah Rukun Warga. Salah satunya adalah sudah terpasang 2 titik WIFI pada tanggal 16 dan 20 Oktober 2020 di lingkungan Rukun Warga 016 yang saat ini sudah dimanfaatkan untuk Program Pembelajaran Jarak Jauh Bagi Siswa dan Mahasiswa.

Semoga program startup dapat direalisasikan sesuai janji kampanye.

(sumber: rw16sukatani.wordpress.com)