DepokNews – Intruksi pembuatan lubang biopori oleh Wali Kota Depok terus dijalankan oleh seluruh pihak di Kota Depok. Hal tersebut terlihat dari gebrakan 403 Rukun Tetangga (RT) di Kecamatan Beji yang berencana membuat lubang biopori.

Pelaksana tugas (Plt) Camat Beji, Hendar Fradesa mengatakan lubang biopori akan di tempatkan di rumah – rumah warga. Serta fasilitas publik yang sering tergenang air.

Untuk itu kurang lebih 8000 lubang biopori akan dibuat di Kecamatan Beji. Setiap RT memiliki target membuat 20 lubang biopori.

“Hari ini kami sampaikan surat edaran terkait program ini. Sebelumnya juga sudah kami sosialisasikan ke para lurah dan kepada pengurus lingkungan di Beji,” katanya kepada Kamis (08/04/21).

Selain itu pembuatan lubang biopori tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya genangan air di musim hujan.

“Kami bersama tim pendamping kota sedang menjadwalkan untuk monitoring kegiatan ini. Agar bisa mengetahui dan mengevaluasi penerapan gerakan ini di masyarakat,” jelasnya.

Dia menambahkan, warga sangat antusias dalam pembuatan lubang biopori yang dilakukan serentak di Kecamatan Beji. Selain warga, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para LPM di Kecamatan Beji juga terlibat dalam proses pembuatan biopori ini.

“Progres pertama ini tanggal 30 April 2021. Kami mendukung program pemerintah ini karena bermanfaat bagi lingkungan,” tutupnya