35 Warga Keciduk Buang Sampah Sembarangan35 Warga Keciduk Buang Sampah Sembarangan

Posted on 3 views

DepokNews- Sebanyak 35 warga diamankan Tim Buser dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok sepanjang periode Januari-Maret 2017. Warga tersebut tertangkap basah saat sedang membuang sampah sembarangan di wilayah Depok.

Kepala Bidang Kebersihan dan Kemitraan DLHK, Kusumo, mengatakan dari 35 warga yang melanggar itu 11 diantaranya sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Kota Depok.

“Yang tertangkap masuknya proses Tipiring (tindak pidana ringan). Sanksinya baru sebatas denda dan kurungan pidana kisaran Rp100 ribu hingga Rp300 atau kurungan penjara 7 hari,” jelas Kusumo.

Dirinya menambahkan umumnya pelanggar tersebut kebanyakan memproduksi sampah rumah tangga dan membuangnya di sejumlah titik seperti, sungai, kebun kosong hingga pinggir jalan.

“Beragam cara buangnya,  ada yang karungan. Selain warga Depok juga ada yang buang sampah sembarangan dari warga Kabupaten Bogor tapi buang di Depok,” ungkapnya.

Dirinya memaparkan pihaknya rutin melakukan patroli keliling wilayah Depok. Cara kerja nya yaitu dengan menggunakan roda empat. Namun waktu patroli tidak terjadwal agar tidak dibaca oleh pembuang sampah sembarangan.

“Setiap action,tim buser yang diterjunkan sebanyak 18-20 orang. Sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam melakukan operasi hanya saja sarana masih kurang,” paparnya.

Ia mengaku jika sarana penunjang dalam melakukan patroli masih dinilai minim. “Sebagai contoh motor patroli jenis trail untuk menjangkau jalan kecil serta mengejar pelaku pembuang sampah,” tutupnya.

Salah satu warga Jaelani (42) mengapresiasi kinerja tim buser DKLH. Menurutnya para pembuang sampah ‘nakal’ tersebut harus diberikan efek jera.

“Kami sudah beri pemberitahuan jika jangan buang sampah sembarangan di wilayah kami. Di wilayah ini memang masih ada tanah kebun kosong. Disangka bisa buang sampah disini. Tetap aja ada warga yang naik motor bahkan mobil, buang sampah nya disini. Padahal udah jelas ada larangannya,” tandas warga Limo tersebut.(mia)